Categories: BISNIS

Hadapi Fluktuasi Suku Bunga, BRI Finance Andalkan Strategi Pendanaan Fleksibel

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat strategi pendanaan guna menjaga efisiensi biaya dana (cost of fund) sekaligus mendukung pertumbuhan pembiayaan yang sehat di tengah kondisi suku bunga dan yield obligasi yang masih bergerak dinamis sepanjang tahun 2026.

Hingga Kuartal I-2026, BRI Finance mencatat cost of fund yang tetap terjaga pada level lebih baik dibandingkan periode sebelumnya. Capaian ini didukung oleh optimalisasi struktur pendanaan perusahaan serta penguatan sinergi pendanaan bersama BRI Group.

Berdasarkan posisi Maret 2026, struktur pendanaan BRI Finance masih didominasi oleh pendanaan perbankan dengan porsi 56,01% atau sebesar Rp2,32 triliun. Sementara itu, obligasi berkontribusi sebesar 24,22% atau senilai Rp1,00 triliun, serta pendanaan lain melalui skema joint financing sebesar 19,77% atau Rp818,7 miliar.

Adapun pada April 2026, komposisi pendanaan perbankan tercatat sebesar 52,72% atau Rp2,20 triliun, diikuti obligasi sebesar 23,99% atau Rp1,00 triliun, dan joint financing sebesar 23,29% atau Rp973,9 miliar. Peningkatan porsi joint financing tersebut menjadi salah satu langkah strategis perusahaan dalam menjaga efisiensi pendanaan di tengah tren kenaikan biaya dana industri.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa BRI Finance terus melakukan penyesuaian strategi pendanaan secara adaptif agar tetap mampu menjaga likuiditas dan mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

“Di tengah kondisi suku bunga dan yield obligasi yang masih bergerak naik, BRI Finance melakukan sejumlah penyesuaian strategi pendanaan untuk menjaga efisiensi cost of fund sekaligus memastikan likuiditas perusahaan tetap terjaga dengan baik,” ujar Dhani.

Dhani menambahkan beberapa langkah strategis yang dilakukan perusahaan antara lain dengan mengoptimalkan pendanaan tenor pendek, menjaga pengelolaan kas secara efektif untuk meminimalkan idle fund, serta memperkuat kinerja collection guna mempercepat arus kas masuk (cash inflow).

Selain itu, BRI Finance juga lebih selektif dalam menentukan waktu dan tenor penerbitan obligasi dengan mempertimbangkan kondisi pasar, sekaligus memaksimalkan pendanaan melalui skema joint financing yang dinilai memiliki tingkat suku bunga lebih kompetitif.

“Melalui strategi pendanaan yang disiplin dan adaptif, BRI Finance optimistis dapat menjaga stabilitas likuiditas perusahaan sekaligus mendukung pertumbuhan pembiayaan secara sehat sepanjang tahun 2026,” tutup Dhani.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

BRI Finance Permudah Kepemilikan Motor Premium Lewat Pembiayaan Bunga Mulai 0,7%

Di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, kebutuhan akan kendaraan roda dua tidak lagi semata-mata…

3 jam ago

BRI Finance Perkuat Struktur Pendanaan di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga Acuan

Keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada level 5,75% menjadi salah satu faktor yang terus dicermati…

3 jam ago

Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu

Banyak orang ingin menyimpan dana di deposito karena menawarkan bunga yang umumnya lebih tinggi dibanding…

3 jam ago

Rekomendasi Tempat Jual Beli Tas Mewah Branded Original yang Aman dan Terpercaya

deGadai menjadi salah satu rekomendasi tempat jual beli tas mewah branded original yang aman dan…

3 jam ago

Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan

Melalui peninjauan ini, PAM JAYA berharap masyarakat semakin memahami bahwa pengelolaan NRW merupakan salah satu…

6 jam ago

Lepas Penat di Luxor Spa & Massage di K Square Batam

BATAM – Di tengan padatnya aktivitas, kebutuhan akan ruang relaksasi yang nyaman semakin dicari. Bagi…

7 jam ago

This website uses cookies.