Gangguan di pasar minyak akibat Perang Rusia-Ukraina, dengan sanksi Uni Eropa yang melarang minyak mentah Rusia akan dimulai pada bulan Desember, telah memberikan dukungan kepada harga.
Kepala eksekutif perusahaan pemasok energi Vitol, Russell Hardy, mengatakan bahwa pengiriman bahan bakar terpengaruh dengan produk minyak Rusia yang diperkirakan akan mengalir ke wilayah Asia dan Timur Tengah sementara pasokan dari perusahaannya akan mengisi pasar Eropa.
Selain itu, Hardy mengatakan pada konferensi minyak di Singapura bahwa lebih dari satu juta barel per hari minyak mentah AS diperkirakan memasok pasar Eropa untuk mengisi kesenjangan pasokan Rusia.
Kepala Perusahaan Energi Negara Kolombia, Ecopetrol ,mengatakan pada konferensi yang sama bahwa mereka telah menjual lebih banyak minyak ke Eropa, menggantikan pasokan Rusia, sementara itu mereka juga melihat meningkatnya persaingan untuk pangsa pasar di Asia./VOA
Page: 1 2
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…
Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…
This website uses cookies.