Categories: BISNIS

Hari Tani Nasional 2025, LindungiHutan Perkuat Peran Petani dalam Penghijauan dan Ketahanan Iklim

Menyambut Hari Tani Nasional, LindungiHutan menegaskan komitmennya mendukung petani sebagai garda depan ketahanan pangan sekaligus pelestari lingkungan melalui program agroforestry dan penghijauan berbasis kolaborasi. Hingga September 2025, komunitas LindungiHutan telah menanam lebih dari 1 juta pohon di 30+ lokasi Indonesia, dengan sebagian besar melibatkan kelompok tani lokal dalam pemeliharaan dan pemanfaatan hasilnya.

Kondisi degradasi lahan pertanian dan hutan di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat, laju deforestasi mencapai 104 ribu hektare per tahun (2022–2023). Situasi ini membuat petani semakin rentan terhadap perubahan iklim, mulai dari gagal panen akibat banjir hingga menurunnya produktivitas tanah. Di sinilah agroforestry hadir sebagai solusi sistem yang menggabungkan pohon dengan tanaman pangan, terbukti meningkatkan pendapatan petani hingga 66% dalam beberapa skema hutan kemasyarakatan (CIFOR-ICRAF, 2023).

“Setiap pohon yang ditanam melalui LindungiHutan tidak hanya menyerap karbon, tapi juga menumbuhkan harapan baru bagi petani. Kami percaya agroforestry bisa menjadi jembatan antara kesejahteraan petani dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Miftachur Ben Robani, CEO LindungiHutan.

Melalui kampanye digital, publik dapat berdonasi bibit pohon yang akan ditanam bersama petani mitra di berbagai daerah. LindungiHutan juga memastikan transparansi dengan memberikan laporan berkala, mulai dari foto lapangan hingga estimasi serapan karbon. Dengan demikian, masyarakat dan perusahaan yang berkontribusi dapat langsung melihat dampak nyata aksi mereka.

Hari Tani Nasional menjadi momentum penting untuk memperluas kolaborasi. Melalui agroforestry dan gerakan menanam pohon, kita bukan hanya mendukung petani, tapi juga membangun masa depan Indonesia yang lebih tangguh menghadapi krisis iklim.

Tentang LindungiHutan
LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama lebih dari 600+ brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 30+ lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Lebih dari Sekadar Jual-Beli Alat Tulis, Tokojadi Buka Ruang Promosi Gratis Bagi Pelanggan

Melanjutkan semangat tahun akselerasi yang didasari nilai integritas, Tokojadi kembali meluncurkan inisiatif baru yang berfokus…

7 jam ago

RevComm Tunjuk Hargunadi Soemantri sebagai Country Manager Indonesia

Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…

9 jam ago

Menelusuri Tambang Pasir Darat Ilegal dan Cut and Fill di Batam (1)

BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan  permukaan…

9 jam ago

Tragedi KM Putri Sakinah: Gerak Cepat Polda NTT, Penanganan Tuntas dan Transparan

Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…

16 jam ago

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

21 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

22 jam ago

This website uses cookies.