Categories: BISNIS

IIETE 2026: Sinergi Alumni BINUS dan Peluang Gen Z

Melanjutkan semangatnya dalam berbagi informasi dan membuka akses pendidikan berwawasan global, BINUS University kembali berpartisipasi dalam Indonesia International Education & Training Expo (IIETE) 2026 yang diselenggarakan di JCC Hall A. Pada pameran pendidikan berskala internasional ini, BINUS University tampil dengan booth hasil kolaborasi dengan karya kreator Sundate Stories dan Corakcaraka sebagai alumni School of Design BINUS University. Kolaborasi ini membuat booth BINUS menjadi semakin megah dan atraktif, sukses menarik perhatian pengunjung dari berbagai kalangan.

Mengusung semangat BINUS Asia Collaboration, kehadiran BINUS University di IIETE 2026 dirancang untuk memberikan gambaran nyata mengenai pengalaman belajar internasional yang dapat diakses oleh calon mahasiswa dan orang tua. Melalui berbagai program seperti study abroad, international internship, student exchange, hingga business trip ke negara-negara Asia, BINUS menegaskan komitmennya dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia agar memiliki daya saing global.

Berbagai kolaborasi kreatif turut menjadi sorotan utama di booth BINUS University. BINUS menggandeng alumni School of Design, yakni Corakcaraka (Melfri Gazza) melalui sesi Mural, serta Sundate Stories (Gilang Ndaru) lewat sentuhan desain yang menjadi ilustrasi utama di seluruh booth. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bagaimana pendidikan di BINUS University bersifat adaptif terhadap perkembangan industri, sekaligus mendorong mahasiswa dan alumninya untuk terus berkarya dan berkontribusi secara profesional di ranah kreatif.

Pengunjung juga diajak merasakan langsung pengalaman kuliah di BINUS melalui Games Project Impact: Rouge, sebuah game hack and slash action karya mahasiswa Program Game Application and Technology BINUS University. Game ini mengajak pemain menghadapi invasi makhluk alien, baik secara solo maupun bersama teman, dengan misi mengalahkan boss atau

bertahan dari gelombang musuh tanpa henti. Kehadiran proyek ini menjadi bukti nyata bagaimana mahasiswa BINUS mengembangkan karya digital kreatif yang aplikatif sekaligus relevan dengan kebutuhan industri game global.

Suasana semakin semarak dengan penampilan UKM Tari BINUS, Stamanara, yang menampilkan energi serta talenta mahasiswa BINUS di atas panggung IIETE 2026 melalui Tari Kreasi Dayak. Tidak hanya itu, booth BINUS University juga menjadi ruang interaksi dan ekspresi bagi komunitas. Community Meet Up bersama komunitas cosplay Jabodetabek menjadi salah satu daya tarik tambahan yang memeriahkan tidak hanya booth BINUS, tapi acara IIETE 2026.

Tak hanya menghadirkan aktivitas kreatif, BINUS University juga membawa BINUSPreneur Zone, sebuah wadah kolaborasi dan ekosistem kewirausahaan yang bertujuan membekali mahasiswa dengan keahlian bisnis, memfasilitasi pengembangan ide usaha, serta menyediakan ruang dan dukungan untuk menumbuhkan bisnis rintisan mahasiswa agar siap bersaing di dunia industri.

Interaksi pengunjung semakin hidup melalui berbagai fun workshop dari jurusan-jurusan BINUS, sharing session seputar perkuliahan dan pengalaman internasional, serta meet and greet bersama BINUSFluencer dan Student Athlete (Stingers Basketball BINUS University). Salah satu BINUSFluencer yang hadir adalah Citra Tri Kumala Caesar yang juga terkenal sebagai Brand Ambassador (BA) Bigetron Esports turut mencoba berbagai aktivitas interaktif di booth BINUS, yang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung dan penggemar yang ingin berinteraksi langsung.  “Aktivitas di booth BINUS seru dan interaktif banget! Di sini pengunjung bisa dengan mudah dapat informasi soal akademik, mulai dari jurusan sampai info beasiswa, yang pasti nggak bosen karena banyak gamesnya.” ujar Citra.

Melalui partisipasi di IIETE 2026, BINUS University tidak hanya menghadirkan informasi seputar pilihan pendidikan dan beasiswa, tetapi juga menawarkan pengalaman langsung yang merepresentasikan ekosistem pembelajaran BINUS yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi global. Kehadiran ini diharapkan dapat membantu calon mahasiswa dan orang tua memperoleh gambaran yang lebih komprehensif dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Bank Raya Dukung Generasi Muda Bangun Resiliensi Finansial di Young On Top National Conference (YOTNC) 2026

Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan…

13 menit ago

BRI Finance Perluas Jangkauan Pembiayaan Kendaraan melalui Mini Expo di Kantor Pusat BRI Sudirman

Jakarta, 3 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) segara gencar menghadirkan program…

39 menit ago

Hari ini, kurasi kolaboratif utama Purana dan Puragraph x Anton Afganial hadir di jantung distrik finansial Jakarta. Kedua jenama ini menyelenggarakan Liveable Art Soirée eksklusif berkonsep tinggi di Lumine, Ashta District 8, yang dihadirkan khusus bagi masyarakat SCBD yang dinamis dan sadar akan gaya. Pameran terkurasi ini dirancang untuk masyarakat urban modern yang menghargai desain bersih tanpa kompromi. Acara ini menyoroti keindahan struktural yang tajam dari atasan monokrom hitam dan putih polos tanpa motif (patternless deconstructive tops) khas PURAGRAPH. Dengan lipatan struktural, garis asimetris, dan tirai monokrom arsitektural, jajaran busana ini menawarkan pendekatan intelektual yang tajam untuk pakaian kerja sehari-hari. Dipadukan dengan busana resort premium PURANA yang mengusung semangat “Livable Art,” koleksi ini menyajikan lemari pakaian serbaguna bagi para profesional metropolitan. “Lumine di Ashta District 8 merepresentasikan garda terdepan dari desain dan gaya hidup urban global,” ujar Nonita Respati, Founder & Chief Creative Officer Purana. “Kolaborasi kami dengan Anton adalah paduan sempurna untuk lingkungan ini, membuktikan bahwa busana dekonstruktif berkonsep tinggi dan potongan resort yang mengalir dapat menjadi sangat fungsional dan nyaman untuk kehidupan kota sehari-hari. Menyatukan coretan kuas ‘Abundance’ yang ekspresif ke dalam motif dasar orisinal kami menghadirkan kemewahan resort yang bergerak anggun.” “Nuansa arsitektural modern di Lumine sangat cocok dengan garis-garis struktural berani yang saya tuangkan dalam koleksi ini,” tambah seniman kolaborator Anton Afganial. “Ini adalah karya seni yang dibangun untuk kisi-kisi perkotaan. Ketiadaan motif pada atasan Puragraph memungkinkan garis-garis dekonstruktif mentah dari struktur saya serta palet warna yang dinamis dari statement patch menonjol dengan kekuatan yang luar biasa.” “Ashta adalah rumah alami bagi identitas struktural Puragraph,” jelas Maritza Putri, Lead Designer sekaligus representasi Puragraph. “Atasan dekonstruktif hitam dan putih polos kami dirancang khusus bagi para profesional SCBD yang menuntut gaya bersih, tanpa motif, namun sangat intelektual. Dengan menyulinkan karya seni Afganial menjadi selembar statement patch tunggal yang ditempatkan secara cermat, kami membiarkan kelas kreatif mengenakan energi mereka layaknya lencana kehormatan langka di atas siluet kontemporer yang terstruktur.” Para tamu yang menghadiri Liveable Art Soirée satu hari ini akan menikmati konsultasi penataan gaya terkurasi, akses prioritas untuk potongan edisi terbatas, serta pilihan kemasan yang disesuaikan secara eksklusif. Supported by: YATS Colony · EVERNAILS · Four Pillars · Cha Co. Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Hari ini, kurasi kolaboratif utama Purana dan Puragraph x Anton Afganial hadir di jantung distrik finansial Jakarta.…

47 menit ago

BP Tapera Telah Menyelesaikan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Temuan BPK RI Terkait Ketidaktepatan Sasaran pada Pemeriksaan Tahun 2025

Jakarta, 6 Juli 2026 – Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) BPK di atas 90%…

1 jam ago

Bank Raya Dorong Talenta Muda Lebih Resilien dengan Optimalisasi Bank Digital di Young On Top National Conference (YOTNC) 2026

Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan…

6 jam ago

Unitree G1: Robot Humanoid untuk Riset AI dan Pengembangan Robotika

Riset embodied AI dan pengembangan algoritma robotika membutuhkan platform fisik yang bisa menguji kontrol gerak,…

6 jam ago

This website uses cookies.