Categories: TEKNOLOGI

Ilmuwan Ini Sulap Daun Bayam Jadi Jaringan Jantung

JAKARTA – Ilmu material kini tidak cuma bertujuan membuat komponen benda mati, tetapi juga bagian tubuh manusia. Kemampuan membuat tiruan jaringan hingga organ akan memberi peluang baru bagi pengobatan penyakit dan penggantian organ yang rusak.

Terobosan baru kini dibuat oleh Ilmuwan dari Worcester Polytechnic Institute (WPI). Mereka berhasil membuat jaringan jantung lengkap dengan pembuluh darahnya dari daun bayam. Yup, daun bayam seperti yang biasa dibuat pecel atau smoothies.

Tumbuhan dan hewan memang punya pendekatan berbeda untuk mengirim nutrisinya ke seluruh bagian tubuh. Namun, jaringan pembuluh darah keduanya sebenarnya mirip. Ini membuat pembuatan jaringan tiruan untuk hewan dan manusia dari jaringan tumbuhan mungkin.

Untuk menyulap daun bayam menjadi jaringan jantung, Joshua Gershlak, pimpinan proyek penelitian, mengalirkan larutan detergen ke daun bayam. Ini bertujuan untuk membersihkan bayam dari klorofil dan material lain yang diangkut. Bagian yang disisakan hanya selulosa. Proses ini disebut deselularisasi.

“Saya pernah melakukan deselularisasi jaringan jantung pada manusia. Ketika saya melihat daun bayam, batangnya mengingatkan saya pada aorta (pembuluh utama jantung). Jadi saya pikir, kenapa tidak mencobanya. Awalnya kami tak yakin tapi ternyata prosesnya mudah dan bisa diulang.” ungkap Gershlak.

Pada tahap akhir, Gershlak mencoba mengalirkan darah pada jaringan tiruan itu. Diberitakan Science Alert, Senin (27/3/2017), jaringan jantung tiruan itu ternyata bekerja dan bisa mengalirkan darah.

Sejauh ini, peneliti baru berhasil membuktikan bahwa gagasannya sukses secara konsep. Daun bayam yang disulap menjadi jaringan jantung belum diujikan pada jantung manusia secara langsung. Mereka juga belum punya gambaran apakah jaringan jantung dari daun bayam itu akan bisa menyatu dengan jantung dan tidak ditolak tubuh.

Meski demikian, keberhasilan ini tetap menarik. Paling tidak, ini memberi gambaran bahwa jaringan jantung tidak harus selalu dibuat dari “mentah” alias dari menumbuhkan sel-sel jantung tertentu. Keberhasilan ini memberi alternatif pengembangan organ tiruan.

Pengembangan bagian atau keseluruhan organ tiruan penting. Jariang tiruan saja nisa menolong orang yang kena serangan jantung. Setiap kali seseorang mengalami serangan jantung, jaringan tertentu akan rusak dan sulit diperbaiki. Jaringan tiruan bisa menjawab masalah.

Sejauh ini, ada banyak upaya untuk membuat organ tiruan. Ada yang mengembangkan dengan printer 3D. Namun, keberhasilannya masih kecil sebab sulit untuk meniru kompleksitas pembuluh jarah jantung. Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Biomaterials bulan Maret ini.
Editor : Roni Rumahorbo

Sumber : Kompas.com

Roni Rumahorbo

Recent Posts

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…

2 menit ago

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…

3 menit ago

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…

4 menit ago

Bianka: Angklung Otomatis yang Bawa Budaya Indonesia ke Level Teknologi

Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…

51 menit ago

Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Finance Jalin Sinergi Strategis dengan Kejaksaan Negeri Sleman

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pembiayaan serta penerapan…

56 menit ago

Mengenal Puguh Dwi Kuncoro, Konsultan Manajemen Bisnis di Balik KLTC® Group yang Mendorong Lahirnya Trainer Berkualitas di Indonesia

Di tengah maraknya pelatihan yang minim dampak dan kualitas trainer yang belum merata, Puguh Dwi…

2 jam ago

This website uses cookies.