Categories: BISNIS

Ingin ke Negara Ramah Kripto? Ini Daftar 10 Lokasi Terbaiknya!

Apakah kamu ingin berinvestasi atau bahkan pindah ke negara yang mendukung perkembangan kripto? Beberapa negara telah membuka pintu lebar-lebar bagi teknologi blockchain dan aset digital dengan regulasi yang ramah, pajak rendah, bahkan insentif untuk investor.

Dari El Salvador yang menjadikan Bitcoin sebagai mata uang resmi hingga Dubai yang menawarkan zona bebas pajak untuk kripto, ada banyak pilihan menarik. Yuk, simak daftar negara paling ramah kripto berikut ini!

1. El Salvador: Negara Pertama yang Mengadopsi Bitcoin

El Salvador mencatat sejarah dengan mengakui Bitcoin sebagai mata uang resmi. Transaksi kripto bebas pajak keuntungan modal, tetapi penghasilan dari perdagangan masih dikenakan pajak.

2. Portugal: Pajak Nol untuk Investasi Jangka Panjang

Portugal menjadi surga bagi investor kripto karena tidak mengenakan pajak untuk aset yang disimpan lebih dari satu tahun. Ditambah dengan program golden visa, negara ini sangat menarik bagi investor global.

3. Swiss: Crypto Valley dan Regulasi Pro-Kripto

Wilayah Zug di Swiss dikenal sebagai Crypto Valley karena kebijakan pajak yang bersahabat. Investor individu tidak dikenakan pajak keuntungan modal, meski ada pajak kekayaan di beberapa kanton.

4. Singapura: Tanpa Pajak Keuntungan Modal

Singapura adalah pusat finansial yang tidak mengenakan pajak capital gains pada kripto, menjadikannya tempat ideal bagi investor dan perusahaan blockchain.

5. UAE (Dubai): Surga Kripto Tanpa Pajak

Dubai memiliki zona bebas pajak untuk perdagangan dan investasi kripto. Namun, sejak 2023, pajak perusahaan sebesar 9% mulai diberlakukan di beberapa sektor.

6. Malta: Pulau Blockchain dengan Pajak Rendah

Malta mendukung bisnis kripto dengan regulasi jelas dan pajak rendah. Keuntungan jangka panjang dari kripto tidak dikenakan pajak.

7. Antigua & Barbuda: Paspor dengan Bitcoin

Negara ini menawarkan kewarganegaraan melalui investasi yang bisa dibayar kurs Bitcoin. Ditambah dengan pajak yang rendah, Antigua & Barbuda menjadi pilihan menarik bagi investor kripto.

8. Hong Kong: Pusat Keuangan Pro-Kripto

Hong Kong tidak mengenakan pajak keuntungan modal pada kripto dan menawarkan insentif tambahan untuk perusahaan blockchain.

9. Amerika Serikat: Peluang Besar, Pajak Ketat

AS memiliki ekosistem kripto yang besar, tetapi juga memberlakukan pajak capital gains. Setiap transaksi dikenakan pajak sesuai periode kepemilikan aset.

10. Jerman: Keuntungan Kripto Bebas Pajak Setelah Satu Tahun

Jerman menganggap kripto sebagai uang pribadi dan membebaskan pajak keuntungan modal jika disimpan lebih dari satu tahun.

Kesimpulan

Jika kamu ingin berinvestasi atau bahkan pindah ke negara dengan regulasi kripto yang menguntungkan, ada banyak pilihan.

Negara seperti El Salvador, Singapura, dan Swiss menawarkan kebijakan pajak kripto yang ramah, sementara Dubai dan Malta memberikan kemudahan untuk bisnis kripto. Memahami regulasi dan pajak masing-masing negara dapat membantumu membuat keputusan terbaik!

Untuk memaksimalkan peluang investasi di dunia kripto, kamu bisa memanfaatkan aplikasi trading terbaik seperti Bittime. Dengan fitur canggih dan keamanan tinggi, Bittime membantu kamu mengelola portofolio kripto dengan lebih mudah dan efisien.

Pastikan kamu memilih platform yang sesuai dengan kebutuhan investasimu dan tetap mengikuti perkembangan regulasi global!

Tentang Palapa

Palapa melalui PT Global Karya Wisesa adalah perusahaan berbasis teknologi di garis depan inovasi blockchain dan aset kripto. Palapa memiliki visi mendorong adopsi dan pemanfaatan teknologi blockchain secara luas dengan menciptakan ekosistem yang mudah dan berfokus pada pengguna.
Token Palapa (PLPA) sudah resmi terdaftar oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Dimana token Palapa telah masuk ke dalam daftar 545 aset kripto yang dapat diperdagangkan saat ini. PLPA dibangun menggunakan blockchain Ethereum dengan standar ERC-20. Seperti diketahui, Ethereum menyediakan platform yang kuat dan aman untuk perilisan dan pengelolaan token dengan memastikan transparansi dan interoperabilitas dalam ekosistem blockchain yang lebih luas.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Setahun KA Ijen Ekspres, Angkut 271 Ribu Penumpang dan Adaptif Terhadap Kebutuhan Pelanggan

Jember, Februari 2026 – Genap satu tahun beroperasi sejak peluncuran perdananya pada 1 Februari 2025,…

1 jam ago

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmen penuh untuk mendukung penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Provinsi…

3 jam ago

Antusiasme Mudik Lebaran Terus Meningkat, 149.442 Tiket Keberangkatan 11–18 Maret dari Daop 1 Jakarta Telah Terjual

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam merencanakan…

4 jam ago

Rebranding KVB Indonesia: Langkah Strategis Menuju Masa Depan Trading Globa

Dalam industri finansial yang terus berkembang, perubahan bukan hanya soal inovasi teknologi, tetapi juga tentang…

4 jam ago

Perlindungan Perdagangan Proaktif Perkuat Keberlanjutan Bisnis Krakatau Steel di Tengah Banjir Baja Global

Jakarta, 4 Februari 2026. - Lonjakan kelebihan kapasitas baja dunia dan derasnya arus impor ke…

7 jam ago

Atlet ONIC Sport Raih Prestasi di Ajang Internasional WTT Youth Contender Cappadocia 2026

Atlet tenis meja muda Indonesia dari ONIC Sport, Muhammad Naufal Junindra, berhasil meraih peringkat ketiga…

7 jam ago

This website uses cookies.