Categories: FILM

Ini Deretan Film Vampir dengan Pendapatan Terbesar

JAKARTA – Sekuel film Underworld, Blood Wars akan segera menghiasi jaringan bioskop di Indonesia. Seri kelima dari film Underworld ini resmi tayang di Indonesia pada 30 November 2016.

Indonesia termasuk negara beruntung karena di Amerika Serikat, film yang menampilkan aksi Kate Beckinsale dan Theo James tersebut baru akan tayang pada 6 Januari 2017.

“Vampir terbukti merupakan salah satu tokoh mistis yang digemari dalam industri perfilman. Terbukti dengan kesuksesan Twilight Saga. Ketika vampir digabungkan dengan action, menambah nilai lebih untuk film Underworld saga,” tuturSudhir Syal, Co-Founder & Director BookMyShow Indonesia, melalui siaran pers, Selasa (29/11/2016).

Film Underworld: Blood Wars yang bergenre action vampir menampilkan kisah pertarungan sengit antara vampir dan manusia serigala. Dalam sejarah perfilman Hollywood, banyak sekali film-film vampir yang mengangkat genre serupa. Tidak semuanya sukses besar di Box Office, hanya ada beberapa yang mampu menyandang predikat sebagai film action vampir terlaris di dunia.

Berikut 5 daftar film action vampir terlaris seperti dilansir dari Box Office Mojo:

Van Helsing (2004)
Pendapatan kotor: Rp4 triliun
Film Van Helsing menempati posisi pertama sebagai film action vampir terlaris di dunia. Film yang didistribusikan oleh Universal Pictures tersebut meraih keuntungan sebesar Rp4 triliun dari penayangan globalnya. Pendapatan yang diraih film Van Helsing bernilai dua kali lipat dari budget produksi filmnya yaitu sebesar Rp2 triliun.

Underworld: Awakening (2012)
Pendapatan kotor: Rp2,1 triliun
Seri film keempat Underworld yang berjudul Underworld: Awakening meraih posisi kedua sebagai film action vampir terlaris di dunia. Film ini sukses berjaya di Box Office dengan raihan pendapatan sebesar Rp2,1 triliun dari penayangan globalnya. Film Underworld: Awakening jelas mampu meraih keuntungan berlipat mengingat budget filmnya sendiri menelan biaya produksi sebesar Rp948 miliar.

Blade II (2002)
Pendapatan kotor: Rp2 triliun
Film Blade II berhasil menempati posisi ketiga dalam daftar film action vampir terlaris. Film arahan sutradara Guillermo del Toro ini meraup keuntungan yang terpaut tipis dengan film Underworld: Awakening yaitu sebesar Rp2 triliun. Sementara itu budget produksi filmnya menelan biaya sebesar Rp731 miliar.

Blade (1998)
Pendapatan kotor: Rp1,8 triliun
Di posisi keempat lagi-lagi ditempati oleh film Blade. Film yang rilis di tahun 1998 ini berhasil meraih keuntungan sebesar Rp1,8 triliun. Dengan budget produksi sebesar Rp609 miliar, seri film pertama Blade ini ditaksir meraup keuntungan hampir tiga kali lipat dari budget produksi filmnya.

Blade: Trinity (2004)
Pendapatan kotor: Rp1,7 triliun
Film Blade: Trinity mengantongi posisi kelima dalam daftar film action vampir terlaris. Seri ketiga film Blade mampu meraup keuntungan sebesar Rp1,7 triliun dari penayangan globalnya. Sementara itu film produksi New Line Cinema dan Marvel Enterprises tersebut menelan budget produksi sekitar Rp881 miliar.

 

 

TEMPO

Roni Rumahorbo

Share
Published by
Roni Rumahorbo
Tags: FILM

Recent Posts

Platform Omnichannel Barantum Permudah Pengelolaan Chat dari Banyak Channel

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis…

21 menit ago

KAI Daop 1 Jakarta Layani Hampir 56 Ribu Pelanggan KA Lokal, Volume Tertinggi Terjadi pada 26 Mei 2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya mobilitas pelanggan pada layanan…

8 jam ago

Menyimpan Dana Jangka Pendek dengan Strategi Bertahap

Di tengah kebutuhan yang semakin beragam, banyak orang mulai menyadari pentingnya memiliki dana jangka pendek.…

9 jam ago

Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Kemudahan Berkurban di Aplikasi Raya

Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, Bank Raya terus menghadirkan berbagai inovasi layanan…

9 jam ago

KAI Akomodir Kebutuhan Pengguna LRT Jabodebek di Libur Nasional dan Weekday

KAI menyesuaikan pola perjalanan LRT Jabodebek selama 27 Mei–1 Juni 2026 yang mencakup libur Idul…

9 jam ago

Sosialisasi Pra Tambang, Tridaya Group Paparkan Program CSR dan Dampak Lingkungan

KARIMUN - PT Tridaya Setya Lestasri Sejahtera(Tridaya Group) melakukan sosialisasi pra tambang di Desa Layang,…

9 jam ago

This website uses cookies.