Prestasi kembali ditorehkan oleh mahasiswa BINUS University. Tiga perwakilan BINUS @Bekasi yang tergabung dalam tim TrioBeken, yaitu Charly Tantowi dan Matthew Gunawan dari Program Business Information Technology – School of Information Systems, serta Venny Marcella dari Program Business Management (BINUS Business School), berhasil meraih Juara 2 pada ajang International Business Case Competition yang diselenggarakan oleh Brawijaya Dialogue Nexgen.
Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh 31 tim dari berbagai universitas di Indonesia. Para peserta ditantang untuk memecahkan kasus bisnis nyata melalui penyusunan strategi yang relevan dan komprehensif berdasarkan objektif perusahaan. Tidak hanya mengusulkan solusi, peserta juga harus melakukan analisis mendalam terhadap perusahaan, kondisi pasar, isu industri, dan perumusan masalah yang akurat. Dari proses seleksi berbasis proposal, TrioBeken berhasil menonjol berkat ketajaman analisis serta kualitas strategi yang mereka tawarkan.
Dalam kompetisi ini, TrioBeken menyusun proposal yang mencakup analisis pasar, evaluasi faktor internal dan eksternal, perumusan masalah inti, hingga implementasi strategi secara terstruktur. Riset intensif dan sesi brainstorming menjadi kunci dari kedalaman rekomendasi yang mereka hasilkan. Solusi yang diusung tim ini dirancang untuk membantu Bank Mandiri memperkuat posisinya sebagai Green Banking Champion. Rekomendasi strategis tersebut dituangkan dalam empat program utama:
– EcoFund, program pendanaan dan inkubasi startup hijau;
– Green Campus Catalyst, kolaborasi dengan universitas untuk mencetak inovator berkelanjutan;
– Green Merchant, kategori khusus bagi merchant berbasis ESG dengan dukungan edukasi dan insentif;
– Livin Planet in Your Area, inisiatif penanaman pohon untuk meningkatkan keterlibatan publik dan memperkuat citra keberlanjutan perusahaan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari fondasi akademik yang diberikan BINUS University. Mata kuliah Entrepreneurship, yang menjadi kurikulum wajib lintas jurusan, memberikan kerangka berpikir mengenai model bisnis, validasi pasar, dan pengembangan strategi. Dengan bimbingan dosen dan metodologi pembelajaran yang relevan dengan dunia industri, mahasiswa dapat membangun analisis yang komprehensif dan realistis.
Tantangan terbesar yang dihadapi tim ini adalah mendalami topik green banking, yang berada di luar fokus utama studi mereka. Namun melalui riset mendalam terhadap industri perbankan, laporan keberlanjutan, data pasar, serta benchmarking terhadap program keuangan berkelanjutan global, TrioBeken berhasil merancang strategi yang visioner sekaligus aplikatif.
“Generasi muda memiliki peran penting dalam mendorong inovasi masa depan. Jangan ragu mencoba, bereksperimen, dan mengambil risiko yang terukur. Setiap kegagalan adalah bagian dari proses pembelajaran. Yang terpenting adalah keberanian untuk memulai dan memberikan yang terbaik.”, ujar salah satu tim TrioBeken.
Pencapaian ini semakin menegaskan komitmen BINUS University dalam menghadirkan pendidikan yang mendorong inovasi, berpijak pada relevansi industri, dan mencetak generasi muda yang kompetitif serta berdaya saing global.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, kendaraan pribadi masih menjadi pilihan utama untuk mendukung…
Banyak Mom and Dad mungkin berpikir, “Kan cuma jalan pagi sebentar,” atau “Cuma duduk di…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 2.544.818 pengguna LRT Jabodebek sepanjang Mei 2026. Jumlah…
Upaya pemerintah mempercepat swasembada pangan nasional terus mendapat dukungan dari sektor perkebunan. Holding Perkebunan Nusantara…
Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi dinamika industri otomotif dan pembiayaan…
Belanja online kini bukan lagi sekadar aktivitas mencari kebutuhan. Kehadiran fitur live shopping membuat pengalaman…
This website uses cookies.