LINGGA – Unit Reserse Polsek Dabo Singkep mengamankan satu orang pelaku jambret berinisal AP (27) di Jalan Bukit Kapitan, Kecamatan Singkep, Lingga.
Pelaku jambret ditangkap warga akibat terjatuh dari kendaraannya setelah menjambret handphone milik korban, ANH (18).
Adapun barang bukti yang diamankan petugas berupa satu unit handphone milik korban, satu unit sepeda motor milik pelaku, dan satu pasang sandal.
Kepolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho melalui Kapolsek Dabo Singkep Iptu Wahyudi mengatakan, kejadian berawal ketika korban ANH bersama satu temannya RDN sedang berboncengan dengan sepeda motor.
“Saat itu, korban duduk di belakang dan menggenggam handphone,” ujar Wahyudi.
Kejadian itu berawal saat pelaku melintas di jalan Bukit Kapitan, pelaku yang mengendarai sepeda motor datang dari arah belakang. Ketika itu, pelaku langsung merampas handphone jenis Realme C2 milik korban dengan tangan kirinya, Pelaku lantas melarikan diri setelah korban berteriak minta tolong.
Saat pelaku ingin melarikan diri, sepeda motor yang dikendarainya hilangan keseimbangan hingga terjatuh dari sepeda motornya setelah bersenggolan langsung dengan kendaraan milik korban yang berada di belakangnya.
“Seketika itu juga, pelaku berhasil diamankan warga dengan sepeda motor yang digunakannya,” kata Wahyudi.
Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Penulis: Ruslan
Editor: Rumbo
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
This website uses cookies.