Categories: BATAM

Jelang Vonis Kasus MT Arman 114 Hari ini, Terdakwa Tidak Diketahui Keberadaannya

BATAM – Kapten kapal MT Arman 114, Mahmoud Mohamed Abdelaziz Mohamed Hatiba (MMAMH) yang menjadi terdakwa dalam perkara pencemaran lingkungan hidup di laut perairan Natuna Utara dikabarkan tidak diketahui keberadaanya menjelang sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Batam, Kamis 27 Juni 2024.

“Tolong di bantu cek, infonya captain MT Arman 114 belum diketahui keberadaannya,” ujar Narasumber terpercaya SwaraKepri, Kamis 27 Juni 2024.

Menurutnya, ketidaktahuan keberadaan Kapten kapal MT Arman 114 ini jelang pembacaan putusan Pengadilan Negeri Batam tersebut merupakan sesuatu yang mencurigakan. “Adanya sesuatu yang mencurigakan,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Ketut Kasna Dedi ketika dikonfirmasi oleh wartawan mengatakan, perihal ini pihaknya masih menulusuri informasi tersebut.

“Kan orang tidak ditahan, kami sudah minta kepada majelis hakim untuk segera ditahan dan ada suratnya untuk dilakukan penahanan. Karena kita kan sulit menjaga orang karena tidak ditahan, sama majelis hakim sampai dengan sekarang belum ada dilakukan penahanan,” kata dia ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon WhatsApp, Kamis 27 Juni 2024 pagi.

Padahal, kata dia, permintaan segera dilakukan penambahan terhadap terdakwa sudah dilakukan Kejaksaan Negeri Batam dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) guna menjaga proses kelancaran sidang.

“Kalau kayak gitu (Tidak ditahan) sama aja kan mempersulit persidangan. Jadi, sampai sekarang majelis hakim masih belum melakukan penahanan. Masalah dia datang atau tidak? Dia kan sudah tau kalau ada sidang hari ini kan? Kalau dia kooperatif dia pasti datang,” jelasnya.

Terpisah, Juru bicara Pengadilan Negeri Batam, Benny Yoga Dharma mengatakan perihal informasi tersebut pihaknya belum mengetahui.

“Dari awal dia kan tidak ditahan, tapi sekarang kalau dia tidak nampak, atau tidak diketahui, saya kurang tau ini” kata Benny kepada wartawan melalui telepon WhatsApp, Kamis 27 Juni 2024 pagi.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Swiluva Ma Bawa Gerakan BioMom ke Kupang, Edukasi Ibu-ibu soal Kesehatan Usus

Gerakan edukasi kesehatan usus BioMom kini sampai ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Program bertajuk…

7 menit ago

Fakta Baru di Sidang Dju Seng, PH Jelaskan Soal Surat BP Batam ke KLHK

BATAM - Sidang perkara Dju Seng pada kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

3 jam ago

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…

6 jam ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

8 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

11 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

13 jam ago

This website uses cookies.