The Singapore Malay Chamber of Commerce and Industry atau disingkat SMCCI dibentuk pada tahun 1956 merupakan non-profit organisasi yang berfungsi sebagai platform untuk menciptakan peluang berharga bagi para anggotanya melalui misi bisnis, konferensi, sesi jaringan, dan kegiatan reguler untuk menghubungkan anggota dan komunitas bisnis dengan pasar lokal maupun internasional.
Dengan menjalin kerja sama yang lebih erat, Kadin Indonesia dan Kadin Indonesia Trading House berharap dapat membangun kerjasama yang berkelanjutan bersama dengan anggota The Singapore Malay Chamber of Commerce and Industry (SMCCI). Luncheon Meeting ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan volume perdagangan, menarik investasi asing langsung, serta memperkuat posisi Indonesia dan Singapura sebagai pusat bisnis di kawasan Asia Tenggara.
Acara ini dihadiri oleh 8 anggota The Singapore Malay Chamber of Commerce and Industry (8 peserta) dan 16 delegasi Indonesia termasuk Bapak Irwan Habsjah (Ketua Komite Tetap Bilateral Kadin Indonesia), Ibu Esther Cesie (direktur Kadin Indonesia Trading House), Ibu Levita Supit (Pengurus Kadin Indonesia dan Ketua Komite Waralaba Indonesia Franchise & Licensing Society), Ibu Yanthi Tambunan (Pengurus Kadin dan produsen essential oil), serta perwakilan dari PT Anugrah Indo Mandiri (importer dan distributor F&B, Green Rebel (makanan berbahan dasar nabati), Krokky (frozen food), beberapa bank lokal seperti BSI, BCA, dan Bank Mega, Yang & Co (law office), Head Hunter & HR Consulting serta Sekolah Ekspor.
PT. Kamar Dagang Indonesia (Kadin Indonesian Trading House) memiliki peran penting dalam menghubungkan bisnis Indonesia dengan pasar global. Dengan dukungan kuat dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Kadin ITH bisa menjadi salah satu entitas yang mendorong pertumbuhan ekonomi domestik dan internasional. Kadin Indonesia Trading House berkeinginan untuk menciptakan ekosistem dalam memasarkan produk dan layanan Indonesia secara global, serta memfasilitasi investasi asing ke Indonesia, sejalan dengan strategi ekonomi nasional. Platform semacam ini dapat menciptakan peluang besar bagi bisnis yang ingin memperluas jangkauan atau berinvestasi di Indonesia
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Perjalanan content creator, Fanny Kondoh, dalam membangun keluarga kecilnya bersama sang suami, Hajime Kondoh, pernah menyentuh…
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat daya saing komoditas tembakau nasional melalui PTPN…
ASHTA District 8 menghadirkan CURATED LIVING, sebuah karya yang mengeksplorasi bagaimana seni, desain, dan gaya…
Masyarakat pesisir Indonesia merupakan tulang punggung ekonomi biru nasional. Namun, di balik besarnya potensi sektor…
Dalam upaya mewujudkan budaya kerja yang sehat sekaligus mempererat sinergi antarunit kerja, BRI Region 6…
Dalam momentum Hari Krida Pertanian, PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara mencatat realisasi penyerapan Tandan…
This website uses cookies.