BATAM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata(Disbudbar) Kota Batam telah melakukan klarifikasi kepada manajemen First Club terkait penampilan tarian erotis saat Grand Opening beberapa Waktu lalu.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinta mengatakan bahwa pada hari ini (Selasa), Manajer Firs Club hadir memenuhi panggian untuk memberikan klarifikasi, setelah sehari sebelumnya Humas First Club juga telah memenuhi panggilan untuk memberikan klarifikasi.
“Tadi yang hadir Managernya(First Club). Event Organiver(EO) selaku pelaksana sudah balik ke Jakarta. Mereka hire(sewa) EO untuk 1 hari saja,”ujarnya kepada SwaraKepri, Selasa 15 April 2025 malam.
Ardi mengatakan dari hasil klarifikasi tersebut, Manajer First Club membenarkan adanya penampilan tarian erotis yang videonya beredar di masyarakat.
“Mereka membenarkan dan mereka minta maaf. Pertunjukan itu hanya saat grand opening saja, dan bukan in house(pekerjaan) mereka(First Club),”terangnya.
Menurut Ardi, dalam klarifikasi tersebut pihaknya juga menanyakan soal legalitas First Club. “Soal legalitas untuk beroperasioal juga kita tanyakan, mereka mengaku sudah memiliki perizinan dari DPMPTSP Batam,”jelasnya.
Ardi menegaskan bahwa dalam operasional banyak hal yang harus menjadi perhatian, terutama soal kearifan lokal. “Batam ini Kota pariwisata, kesopanan harus menjadi hal penting. Membangun image(citra positif) sebagai kota Pariwisata yang baik bukan hal yang mudah. Kalau ada hal-hal seperti ini bisa merusak image itu. Kota Batam itu banyak objek wisata, ada kuliner, ada sport turism, heritage, Kultur Budaya, wisata marine dan objek wisata lainnya,”jelasnya.
Dalam klarifikasi tersebut, Ardi juga menekankan perlunya menjaga etika kesopanan bagi para pekerja di First Club.
“Mereka juga punya entertainment sendiri, peristiwa kemarin dijadikan satu catatan, etika kesopanan harus dijaga sesuai dengan aturan yang berlaku. Jadi pembinaan kita seperti itu,”tegasnya.
Menurut Ardi, setelah melakukan klarikasi terhadap manajemen First Club, pihaknya tetap akan melakukan pemantauan dan pembinaan.
“Selama masih menjadi Tupoksi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kita tetap jaga,”ucapnya.
Page: 1 2
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan orang tua tidak hanya sebatas perhatian dan kebersamaan, tetapi juga dukungan…
BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…
BATAM - Sidang gugatan PT Energi Cipta Dana(ECD) terhadap PT Tunas Karya Persada(TKP) terkait lahan…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna LRT Jabodebek melalui peningkatan…
Tren pasar preloved luxury di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di tengah perubahan pola…
BATAM - Lembaga Bantuan Hukum No Viral No Justice(LBH NVNJ) meminta Wali Kota Batam Amsakar…
This website uses cookies.
View Comments