Memasuki hari ketiga masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, KAI Daop 4 Semarang mencatat tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi kereta api. Tercatat sebanyak 59.731 penumpang menggunakan layanan kereta api di seluruh stasiun wilayah Pekalongan dan Pemalang selama periode 18 hingga 20 Desember 2025.
Dari total tersebut, sebanyak 28.070 penumpang tercatat melakukan keberangkatan dari Stasiun Pekalongan dan Pemalang, sementara 31.661 penumpang lainnya merupakan penumpang yang tiba. Angka ini masih bersifat dinamis seiring dengan penjualan tiket yang terus berlangsung hingga keberangkatan kereta api terakhir setiap harinya. Data diambil per Sabtu (20/12) pukul 10.00 WIB.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa lonjakan volume penumpang ini mencerminkan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat, baik untuk mudik, berlibur, maupun perjalanan lainnya, seiring dengan dimulainya libur sekolah yang bertepatan dengan momentum Natal dan Tahun Baru.
“Kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat yang akan datang maupun pergi di wilayah Pekalongan dan Pemalang karena dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu, terutama untuk perjalanan jarak jauh dan menengah selama periode libur panjang,” tambahnya.
Luqman menjelaskan, angka tersebut menunjukkan peran strategis Stasiun Pekalongan dan Pemalang sebagai simpul utama transportasi kereta api yang menghubungkan wilayah tersebut dengan berbagai kota tujuan favorit seperti Semarang, Jakarta, dan Surabaya.
Adapun rincian jumlah penumpang di Stasiun Pekalongan dan Pemalang sejak Kamis (18/12) hingga Sabtu (20/12) adalah sebagai berikut:
1. Stasiun Pekalongan melayani keberangkatan 18.814 penumpang dan kedatangan 20.812 penumpang.
2. Stasiun Pemalang melayani keberangkatan 9.256 penumpang dan kedatangan 10.849 penumpang.
Lebih lanjut, Luqman juga mengimbau kepada seluruh pelanggan agar merencanakan perjalanan dengan baik dan mematuhi ketentuan yang berlaku demi kelancaran perjalanan selama masa Nataru.
“Kami mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan segera memesan tiketnya, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku agar perjalanan menggunakan kereta api selama masa Nataru dapat berjalan aman, lancar, dan menyenangkan,” tutup Luqman.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…
Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…
This website uses cookies.