BRISBANE – Manny Pacquiao berencana melakukan tanding ulang melawan Jeff Horn, setelah kalah dalam laga tinju dunia pada Minggu, (2/7) , di Suncorp Stadium, Brisbane, Australia. Pacquiao kalah angka mutlak 12 ronde dalam perebutan gelar kelas welter WBO.
Penampilan Horn yang mampu memberikan perlawanan keras sejak awal ronde, dipuji Pacquiao. Petinju legendaris asal Filipina itu tidak menduga petinju Australia tersebut mampu melawan dengan sangat hebat.
“Sangat tangguh. Saya tidak mengira Horn sangat tangguh,” kata Pacquiao memuji Horn seusai pertandingan.
Pacquiao menanggapi kekalahannya dengan kepala dingin. Dia tidak merasa dirugikan oleh penilaian hakim, meski penghitungan angka oleh komputer menunjukkan Pacquiao unggul dalam jumlah pukulan.
“Bagi saya kalah tidak masalah, ini hanya bagian dari pertandingan. Saya hormati keputusan nilai yang diberikan hakim. Dalam kontrak, saya punya hak untuk meminta pertarungan ulang. Sudah tentu saya akan benar-benar pikirkan peluang untuk melakukan laga ulang melawan Horn,” kata Pacquiao, mantan juara tinju dunia di delapan kelas berbeda.
Tiga hakim memberikan kemenangan angka untuk Horn. Ketiga hakim tersebut adalah: Waleska Roldan (117-111), Chris Flores (115-113), dan Ramon Cerdan (115-113). Atas kekalahan dari Horn dalam laga tinju dunia tersebut, rekor Pacquiao melorot menjadi 59-7-2 (38 KO). Rekor bertanding Horn tetap tanpa kalah, 17-0-1 (8 KO).
Editor : Roni Rumahorbo
Sumber : Couriermail/Tempo.co
Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026, BRI Region 6/Jakarta 1 melaksanakan upacara…
Bandung dikenal sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia yang menjadi ruang tumbuh bagi seni,…
Pendahuluan Selama empat dekade terakhir, pasar berkembang menempuh jalur yang berbeda dalam mencapai kematangan teknologi.…
Perdagangan emas atau gold trading di pasar berjangka merupakan salah satu instrumen investasi yang paling diminati karena…
Jakarta, 25 Mei 2026 – Memilih warna hijab yang tepat merupakan kunci utama untuk memaksimalkan…
Ketidakpastian global masih menjadi tantangan utama bagi pasar keuangan sepanjang 2026. Mulai dari konflik geopolitik,…
This website uses cookies.