Categories: BISNIS

Kanzler Ubah ‘Jam Rawan’ Menjadi ‘Jam Segar’: Inovasi Sosis Tom Yum Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan

Kanzler kembali mencuri perhatian publik dengan menghadirkan inovasi terbarunya, Sosis Tom Yum, yang resmi diperkenalkan melalui rangkaian acara bertajuk Festival Sosis Jam 3 di Anjungan Sarinah, Jakarta, pada 5–8 Februari 2026. Festival ini menjadi momen pertama masyarakat dapat mencicipi varian terbaru Kanzler sekaligus merasakan pengalaman menikmati sosis dengan cara yang berbeda.

Mengambil latar Sarinah sebagai ruang publik ikonik, Kanzler menghadirkan vending machine sosis terbesar yang dirancang khusus sebagai pusat pengalaman festival. Lewat pendekatan ini, Kanzler tidak hanya meluncurkan produk baru, tetapi juga mengajak masyarakat khususnya generasi urban dan Gen Z, untuk berhenti sejenak dari rutinitas dan menikmati momen segar di tengah padatnya aktivitas harian.

Fransisca Sheilla Xavera, Senior Brand Manager (Kanzler) menjelaskan, “Kanzler Singles menghadirkan sosis pertama di Indonesia dengan cita rasa Tom Yum, memadukan sensasi segar gurih dan sedikit hint pedas. Varian ini diperkenalkan dengan positioning “Nyegerin di Jam 3”, waktu yang kerap identik dengan rasa lelah, mengantuk, dan turunnya fokus. Melalui kampanye ini, Kanzler ingin menghadirkan solusi yang relevan dengan realita keseharian anak muda dan pekerja kota.”

Untuk memperkuat pengalaman kesegaran menikmati produk, Kanzler memperkenalkan ritual khas Sobek, Seruput, Segar (S3). Pengunjung diajak menikmati sosis dengan cara menyobek kemasan, menyeruput saus Tom Yum, lalu menggigit sosis, menjadikan sebuah momen kecil yang dikemas sebagai pengalaman seru.

Jam 3 sore merupakan momen jam jam rawan yang sangat relevan untuk anak muda dan pekerja kantoran, karena di jam 3 biasanya sudah tidak fokus, jam nanggung lapar dan mengantuk.

Di tengah kehidupan generasi muda perkantoran di kota besar, jam 3 sore acapkali menjadi momen jam rawan, karena di saat ini banyak pekerja rentan tidak fokus pada pekerjaan, merasa lapar, dan kerap mengantuk.

“Lewat Sosis Tom Yum dan Festival Sosis Jam 3, kami ingin menghadirkan pengalaman yang bukan cuma enak, tapi juga fun dan relevan dengan gaya hidup sekarang ini,” ujar Sheilla.

Selama empat hari penyelenggaraan, Festival Sosis Jam 3 menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang menggabungkan kuliner, hiburan, dan partisipasi publik. Di hari pertama, pengunjung dapat menyaksikan live cooking show bersama kreator kuliner dan chef ternama yang mengolah Sosis Tom Yum menjadi beragam menu kreatif. Aktivitas ini menjadi daya tarik tersendiri karena menampilkan eksplorasi rasa secara langsung di hadapan pengunjung.

Festival ini juga dimeriahkan dengan penampilan musisi ternama, termasuk berbagai bintang ternama yang hadir menyapa pengunjung dengan konsep hiburan sore hari yang santai dan menyegarkan. Sementara itu, sesi Makan Bareng Gratis bersama figur publik seperti Maia Estianty dan Machel menjadi salah satu sorotan yang menarik antusiasme pengunjung.

Tak hanya berhenti di area Sarinah, rangkaian acara Festival Sosis Jam 3 akan ditutup dengan Parade Sosis Jam 3 di kawasan Car Free Day (CFD), dari Dukuh Atas hingga Sarinah. Performer lebih dari 300 orang, menghadirkan suasana meriah yang sekaligus memperkenalkan varian baru Sosis Tom Yum kepada masyarakat.

Berbagai zona interaktif juga dihadirkan untuk memperkaya pengalaman pengunjung dalam merasakan sensasi ‘’Sobek-Seruput-Segar’’ (S3), mulai dari area permainan, live cam experience, hingga photobooth. Lewat berbagai zona yang interaktif di Festival Sosis Jam 3, Kanzler menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, tidak hanya dalam menghadirkan produk baru, tetapi juga dalam menciptakan pengalaman merek yang relevan, kontekstual, dan mudah terhubung dengan konsumen.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…

5 menit ago

Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…

1 jam ago

Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…

3 jam ago

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…

4 jam ago

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…

4 jam ago

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…

4 jam ago

This website uses cookies.