KAI Daop 1 Jakarta memastikan bahwa jalur kereta api di wilayah Tigaraksa yang sebelumnya terdampak longsoran dan menyebabkan kemiringan tiang Listrik Aliran Atas (LAA) ke arah rel—sehingga sejak hari Kamis (22/1) dari pukul 06.45 WIB operasional hanya dapat dilakukan melalui satu jalur secara bergantian—kini telah kembali normal. Kedua jalur tersebut dinyatakan aman untuk dilalui perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa KAI telah meningkatkan intensitas perbaikan prasarana perkeretaapian sebagai langkah antisipatif sekaligus percepatan normalisasi jalur guna menjaga keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api.
“Perbaikan pada jalur yang terdampak dilakukan dengan menerjunkan puluhan petugas tanggap darurat prasarana, mengoperasikan Kendaraan Perawatan Jalan Rel (KPJR), menyediakan batu kricak (ballast), serta berbagai alat dan material siaga lainnya. Selain itu, dilakukan penguatan tubuh jalan rel melalui pengisian batu, pemasangan trucuk bronjong, dan pembangunan talut untuk memastikan stabilitas lereng serta keamanan prasarana perkeretaapian. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan prosedur keselamatan kerja yang ketat, karena keselamatan merupakan prioritas utama KAI dalam setiap aktivitas operasional di lapangan,” ujar Franoto.
Selama proses penanganan dan perbaikan berlangsung, operasional perjalanan kereta api hanya dapat dilakukan melalui satu jalur. Kondisi tersebut berdampak pada keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api Commuter Line.
Franoto menambahkan bahwa penanganan yang dilakukan secara intensif dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan berhasil memulihkan jalur KA yang terdampak pada pukul 09.00 WIB. Namun demikian, hingga siang hari KAI Daop 1 Jakarta masih melanjutkan pekerjaan pemadatan, penambahan batu kricak, serta melakukan serangkaian uji lintas dengan menggunakan kereta api barang pengangkut kricak guna memastikan keandalan jalur.
“Setelah dilakukan perbaikan secara menyeluruh dan rangkaian uji lintas kereta api, pada Jumat (23/1) pukul 13.00 WIB pekerjaan perbaikan pada satu jalur KA dinyatakan selesai dan jalur tersebut sudah dapat dilalui kembali, meskipun dengan kecepatan terbatas. Saat ini masih dilakukan tahapan penyempurnaan jalur untuk meningkatkan kecepatan menjadi normal serta memastikan seluruh standar keselamatan perjalanan kereta api terpenuhi,” jelas Franoto.
KAI memastikan pemantauan berkala akan terus dilakukan guna menjaga keandalan prasarana serta menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api bagi seluruh pelanggan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan. KAI berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan, kelancaran, dan keandalan operasional perjalanan kereta api,” tutup Franoto.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
Menyambut momentum Idul Fitri 2026, Lokasoka resmi meluncurkan koleksi hampers eksklusif bertajuk “Art of Giving”…
Rayakan Imlek dengan peluang baru di dunia trading. HSB Investasi menghadirkan program bonus hingga Rp4,2…
Curah hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari…
PT Railink sebagai pengelola kereta api bandara di yogyakarta memberlakukan jadwal operasional berlaku pada pada…
BATAM - Momentum Tahun Baru Imlek 2026 yang dikenal sebagai Tahun Kuda Api dimaknai sebagai…
Nilai tukar mata uang suatu negara tidak pernah berdiri sendiri. Pergerakannya sangat dipengaruhi oleh kondisi…
This website uses cookies.