Categories: BISNIS

Kinerja Angkutan Barang Daop 9 Jember 2025 Lampaui Target, Tumbuh 265 Persen

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatatkan kinerja sangat positif pada sektor angkutan barang sepanjang tahun 2025. Realisasi volume angkutan barang mencapai 33.746 ton, jauh melampaui program pencapaian volume tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 12.740 ton. Dengan capaian tersebut, angkutan barang Daop 9 Jember mengalami pertumbuhan signifikan hingga 265 persen terhadap program tahun 2025.

Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan barang berbasis kereta api yang dinilai andal, efisien, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah kerja Daop 9 Jember.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi KAI dalam meningkatkan kualitas layanan, optimalisasi operasional, serta penguatan kerja sama dengan para mitra logistik.

“Realisasi volume angkutan barang tahun 2025 yang mencapai 33.746 ton atau tumbuh 265 persen dari program yang ditetapkan menjadi bukti bahwa angkutan barang kereta api, khususnya layanan Retail / Barang Hantaran Paket, semakin diminati masyarakat dan pelaku usaha. KAI Daop 9 Jember berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan logistik yang aman, tepat waktu, dan kompetitif,” ujar Cahyo.

Saat ini, layanan angkutan Retail / Barang Hantaran Paket (BHP) di wilayah Daop 9 Jember dilayani melalui sejumlah perjalanan kereta api, yakni KA Blambangan Ekspres, KA Wijayakusuma, dan KA Sritanjung. Layanan tersebut berperan penting dalam mendukung kelancaran distribusi logistik serta mobilitas barang antarwilayah.

Cahyo menambahkan, capaian kinerja ini akan menjadi modal penting bagi KAI Daop 9 Jember untuk terus mengembangkan potensi angkutan barang ke depan, baik dari sisi volume, kualitas layanan, maupun jangkauan pasar.

“Ke depan, KAI Daop 9 Jember akan terus mendorong pengembangan angkutan Retail / Barang Hantaran Paket agar semakin optimal dan mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.

Dengan capaian yang melampaui target tersebut, KAI Daop 9 Jember optimistis layanan angkutan barang, khususnya Retail / Barang Hantaran Paket berbasis rel, akan semakin berperan strategis sebagai solusi logistik yang efisien dan berkelanjutan.

Tentang PT KAI (PERSERO) DAOP 9 JEMBER

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember merupakan badan usaha milik negara yang bergerak di bidang jasa transportasi perkeretaapian yang wilayahnya meliputi Kabupaten Pasuruan hingga Kabupaten Banyuwangi.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Oxygen.id Luncurkan Paket Stream Sport 200Mbps dan Gratis Nonton Piala Dunia

Oxygen.id, layanan internet broadband dari MoraRepublic, menghadirkan Paket Stream Sport untuk memberikan pengalaman menonton pertandingan olahraga…

3 jam ago

Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia

Persiapan menuju kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih…

3 jam ago

Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp98,3 Triliun, Komoditas Grup MIND ID Jadi Magnet Utama

Hilirisasi mineral semakin menunjukkan perannya sebagai mesin pertumbuhan investasi nasional. Sepanjang triwulan I 2026, investasi…

3 jam ago

Mengapa Pen-Test Tahunan Sudah Tidak Lagi Cukup di Tengah Lanskap Ancaman Siber yang Terus Berubah, ITSEC Asia (IDX:CYBR) Perkenalkan Bronyx.AI

Transformasi digital membuat bisnis bergerak semakin cepat. Sayangnya, pendekatan keamanan yang digunakan banyak organisasi masih…

7 jam ago

Di Tengah Gejolak Harga Sawit, Holding Perkebunan Nusantara Konsisten Serap TBS Petani

Polemik penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kembali menjadi perhatian…

7 jam ago

PKK BRI Region 6 Gelar Kebaktian Bulanan Bertema Kuasa Tuhan Bekerja

Persekutuan Karyawan Kristiani (PKK) BRI Region 6 menggelar Kebaktian Bulanan yang berlangsung khidmat di JackOne…

10 jam ago

This website uses cookies.