Categories: Lingga

Kinerja BUMD Disorot, DPRD Minta PT Selingsing Mandiri Dievaluasi Total

LINGGA – Langkah nyata menuju tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel kembali diperlihatkan Pemerintah Kabupaten Lingga bersama DPRD-nya. Pada Selasa, 7 Juli 2025, digelar Rapat Paripurna di ruang utama gedung dewan, yang membahas dan menyetujui Ranperda tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Perda.

Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Lingga, Maya Sari, S.Sos., M.IP, bersama para wakilnya. Turut hadir anggota DPRD, perwakilan pemerintah daerah, hingga unsur masyarakat.

Meski terkesan sebagai agenda rutin, sebenarnya ini adalah momen penting untuk menilai seberapa jauh efektivitas pengelolaan keuangan daerah dalam satu tahun terakhir.

Proses pembahasan laporan ini melibatkan banyak tahapan teknis—mulai dari telaah dokumen keuangan, pembacaan LHP BPK RI, hingga rapat bersama OPD dan konsultasi dengan tenaga ahli.

“Langkah ini kami ambil demi memastikan bahwa dokumen pertanggungjawaban yang dibahas dan disetujui benar-benar mencerminkan kondisi riil pengelolaan anggaran daerah,” ungkap Maya Sari.

Kabar baik datang dari hasil audit BPK RI yang kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan Pemkab Lingga tahun anggaran 2024. Namun, di balik penghargaan itu, ada 15 temuan yang jadi catatan penting—mulai dari persoalan anggaran, pelaksanaan belanja, hingga penataan aset.

Beberapa temuan bahkan sudah pernah muncul di tahun-tahun sebelumnya. DPRD menilai hal ini sebagai alarm agar pembenahan dilakukan lebih serius dan menyeluruh.

“Evaluasi harus menyeluruh, tidak hanya pada sektor pengelolaan keuangan, tapi juga pada SDM dan proses internal di setiap OPD,” tegas seorang anggota Komisi dalam rapat.

Serapan Anggaran Oke, Tapi Efektivitas Harus Dijaga
Dari sisi serapan anggaran, capaian Pemkab Lingga tergolong baik. Realisasi pendapatan mencapai 97,04%, dan belanja daerah di angka 96,12%.

“Pencapaian ini patut diapresiasi, namun kita juga harus lebih tajam melihat ke depan. Angka tinggi harus dibarengi dengan kualitas belanja yang tepat guna,” ujar Maya Sari menanggapi.

Artinya, meskipun target tercapai, DPRD ingin memastikan bahwa penggunaan anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, bukan hanya fokus pada angka serapan.

Isu lain yang mendapat perhatian khusus dalam rapat adalah performa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Jika Perumda Tirta Lingga masih bisa diandalkan dalam penyediaan air bersih, maka kondisi PT Selingsing Mandiri justru sebaliknya—belum maksimal mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“BUMD harus menjadi mesin ekonomi daerah, bukan hanya simbol kelembagaan. Jika tidak produktif, maka harus ada restrukturisasi atau opsi lain yang lebih rasional demi efisiensi dan efektivitas,” ujar seorang anggota Pansus.

Sinergi Eksekutif-Legislatif, Pondasi untuk Tata Kelola yang Lebih Baik
Pembahasan hingga pengesahan laporan ini menunjukkan adanya sinergi kuat antara pemerintah dan DPRD dalam mendorong akuntabilitas anggaran. Harapannya, sinergi ini terus berlanjut, tidak hanya dalam pengesahan, tetapi juga dalam pengawasan dan tindak lanjut atas rekomendasi audit.

“Kami harap, ke depan, seluruh rekomendasi BPK dapat ditindaklanjuti secara serius,” tutup Maya Sari./r

 

Jurnalis - SWARAKEPRI

Recent Posts

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

1 jam ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

3 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

7 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

8 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

8 jam ago

Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…

8 jam ago

This website uses cookies.