Categories: BISNIS

Kolaborasi Kementan dan Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Ketahanan Pangan Korban Banjir

Jakarta – Kementerian Pertanian Republik Indonesia melepas bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir di sejumlah wilayah Sumatera yang terjadi sejak 23 November 2025 dan menyebabkan terisolasinya beberapa daerah serta lumpuhnya aktivitas masyarakat. Pelepasan bantuan dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia dan dilaksanakan di Lobi Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan.

Bantuan kemanusiaan tersebut dihimpun dari berbagai unit kerja, mitra, serta pelaku usaha di sektor pertanian sebagai wujud kepedulian untuk meringankan beban masyarakat terdampak. Salah satu dukungan signifikan datang dari PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN), entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), yang menyalurkan bantuan berupa tujuh truk Gula Kristal Putih (GKP) dan tiga truk makanan siap saji sebagai respons cepat terhadap kondisi darurat di lapangan.

Menteri Pertanian Republik Indonesia menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat di wilayah terdampak merupakan prioritas utama pemerintah dalam fase tanggap darurat.

“Kami memastikan bahwa negara hadir dan bergerak cepat. Bantuan yang dilepas hari ini adalah wujud komitmen bersama untuk menjaga ketersediaan pangan bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana. Kolaborasi pemerintah, BUMN, serta para mitra seperti PT SGN menjadi kekuatan penting dalam memastikan bantuan tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran,” tegas Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman.

Sementara itu, Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial perusahaan terhadap masyarakat, khususnya di wilayah operasional.

“Bantuan ini kami siapkan untuk memastikan kebutuhan pangan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi di tengah situasi darurat. Kami berharap suplai gula dan makanan siap saji ini dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi warga di daerah terdampak,” ujar Mahmudi.

Acara pelepasan bantuan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Kementerian Pertanian, termasuk para Direktur Jenderal, Kepala Badan, Staf Ahli, dan Staf Khusus, serta perwakilan mitra strategis dari unsur BUMN, swasta, asosiasi pertanian, dan lembaga relawan. Kolaborasi lintas sektor ini mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dalam merespons bencana yang berdampak luas di sejumlah provinsi di Sumatera.

Kementerian Pertanian RI menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengumpulan dan penyaluran bantuan, serta menegaskan komitmen pemerintah bersama Holding Perkebunan Nusantara untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjaga selama masa tanggap darurat bencana.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Gerebek Apartemen Baloi View Batam, Imigrasi Tangkap Ratusan WNA

BATAM - Tim Gabungan Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi, Kanwil Imigrasi Kepri dan Kantor Imigrasi Kelas I…

3 menit ago

Solusi Drone untuk Survey Koridor hingga Inspeksi Jaringan Transmisi

DJI Matrice 4 Series menghadirkan dua varian drone yang dirancang untuk kebutuhan survei dan inspeksi…

25 menit ago

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser…

34 menit ago

KAI Bandara Perkuat Konektivitas Masyarakat Wates melalui Layanan KA Bandara YIA

KAI Bandara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah Wates…

1 jam ago

Inspeksi Thermal Otomatis Aset PLTU dengan DJI Dock 3

Inspeksi aset di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) membutuhkan akurasi tinggi dan frekuensi yang konsisten.…

1 jam ago

SUCOFINDO Perkuat Mutu Pendidikan Tinggi, Sertifikasi UNPAR dengan ISO 9001 & ISO 21001

Upaya penguatan tata kelola dan mutu pendidikan tinggi kian mengemuka di tengah tuntutan global. PT…

2 jam ago

This website uses cookies.