BATAM – Proses pencarian korban hilang atau hanyut di Dam Tembesi oleh Tim SAR Gabungan akhirnya membuahkan hasil. Miswan (46), warga Kavling Nato Berseri, Sagulung yang dilaporkan hanyut pada Minggu (5/4/2020) lalu, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal.
Korban ditemukan saat pencarian memasuki hari kedua, yaitu Selasa (7/4/2020) pukul 00.30 WIB dini hari.
“Tim Sar Gabungan berhasil Menemukan korban 50 meter dari koordinat yang dilaporkan,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Mu’min, Selasa (7/4/2020) pagi.
Jasad korban kemudian segera di evakuasi dan di bawa ke rumah duka di Kavlin Nato Berseri Blok A2. Dan operasi SAR gabungan resmi ditutup.
“Dengan telah ditemukan korban, operasi dinyatakan selesai atau ditutup. Seluruh unsur dikembalikan kesatuan masing-masing,” katanya.
Sebelumnya, Miswan dilaporkan hilang atau tenggelam saat mencari Kijing atau sejenis Kerang di Dam Tembesi, Sagulung.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang melalui Kasi Ops Eko Supriyanto mengatakan bahwa korban hilang saat mencari Kijing atau kerang.
“Korban saat itu sedang mencari Kijing di Dam Tembesi, sampai saat ini belum ditemukan,” ujarnya kepada swarakepri, Senin (6/4/2020) kemarin.
Korban diketahui menghilang sejak Sabtu (4/4/2020) pukul 20.00 WIB. Tim SAR Batam pun segera melakukan pencarian korban bekerjasama dengan Polresta Barelang, Polairud dan warga setempat saat itu.
(Elang)
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
This website uses cookies.