BATAM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di komplek Town House Alyna, Tiban Gor, Batam, Rabu (19/2/2020) sore.
Kebakaran tersebut diduga akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan di area sekitar lahan.
Salah seorang warga di lokasi, Karisma mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
“Tadi saya mau pulang kan, kebetulan kantor saya di sini (samping lokasi kebakaran) saya lihat kok ada asap begitu. Terus karena angin kencang apinya langsung melebar dan mengarah ke samping kantor saya,” ujarnya kepada swarakepri ketika dijumpai di lokasi, Rabu (19/2/2020) sore.
Khawatir api merembet hingga kantornya, Karisma lantas menelpon petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).
“Saya takutnya nanti apinya ke arah kantor. Jadi saya langsung telpon Damkar. Sekitar 15 menit petugas langsung datang untuk memadamkan apinya,” lanjutnya.
Ia menambahkan kejadian tersebut bukan kali pertama terjadi di sekitar area Town House. Sekitar sebulan lalu kejadian serupa juga pernah terjadi.
“Kalau api yang besar kemaren itu karena ada yang bakar sampah di belakang sana (belakang kantornya),” pungkasnya.
“Ini sudah kedua kali, bulan kemaren juga seperti ini tapi lebih besar apinya,” ujarnya bercerita.
Dari pantauan dilapangan, kobaran api berhasil dipadamkan oleh unit Damkar BP Batam. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil dalam kejadian tersebut.
Shafix
Melanjutkan semangat tahun akselerasi yang didasari nilai integritas, Tokojadi kembali meluncurkan inisiatif baru yang berfokus…
Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…
BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan permukaan…
Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…
Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…
Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…
This website uses cookies.