Lewat Program New Home-Pass, New Tree, Linknet Tanam 7.500 Pohon Mangrove di Kepulauan Riau (Sumber : VRITIMES.com)
PT Link Net Tbk (“Linknet”, Kode Emiten: LINK) sebagai perusahaan di bidang infrastruktur jaringan telekomunikasi (Fiberco) turut berkomitmen menjaga keseimbangan lingkungan. Salah satu upayanya dengan melaksanakan kegiatan penanaman 7.500 pohon mangrove di Pulau Dompak, Kepulauan Riau.
Bertajuk “New Home-Pass, New Tree”, kegiatan penanaman ini dirancang Linknet untuk menyelaraskan pengembangan infrastruktur digital dengan tanggung jawab terhadap lingkungan hidup yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan serta komitmen pengurangan emisi dan pelestarian alam.
Yosafat Hutagalung, Chief People & Corporate Affairs PT Link Net Tbk, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen Linknet dalam mengedepankan aspek keberlanjutan.
“Penanaman mangrove hari ini merupakan realisasi salah satu program CSR Linknet yang bertujuan menyeimbangkan pembangunan infrastruktur digital dengan pelestarian lingkungan. Kami berkomitmen setiap kali membangun new home pass atau konektivitas ke rumah-rumah, diseimbangkan dengan menanam pohon atau new tree. Sebab, keberlanjutan perusahaan bukan hanya soal inovasi digital, melainkan juga tentang menjaga keseimbangan lingkungan,” ujar Yosafat.
Selain sebagai penyerap karbon biru (blue carbon), mangrove juga menyimpan potensi ekonomi berkelanjutan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Untuk itu, Linknet turut mendukung inisiatif Rumah Rendah Karbon (RRK) yang dibina CarbonEthics sebagai wadah untuk keberlanjutan bagi komunitas masyarakat Dompak.
“Produk-produk olahan mulai dari tas, keripik, sabun hingga pakaian yang ada di Rumah Rendah Karbon, menunjukkan bahwa mangrove juga berpotensi menjadi sumber ekonomi hijau yang mendukung kemandirian masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.
Inisiatif penanaman Linknet disambut baik oleh Ahmad Yani selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang,
“Mewakili masyarakat Tanjung Pinang yang hidupnya bersumber dari laut, kami mengapresiasi inisiatif penanaman mangrove yang dilakukan oleh Linknet. Kami harap, penanaman ini tidak hanya menanam bibit, tetapi juga merawatnya hingga tumbuh menjadi hutan kokoh yang tidak saja menjaga ekosistem laut kita, namun juga berpotensi besar sebagai ekowisata untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” ucap Ahmad.
Dalam pelaksanaan program ini, Linknet bekerja sama dengan Pertamina Foundation dan CarbonEthics sebagai mitra pelaksana yang memiliki kepakaran dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan solusi berbasis alam sekaligus memiliki lahan penanaman.
“Kami meyakini untuk memberikan yang terbaik bagi bumi dan generasi selanjutnya, kolaborasi multipihak menjadi kunci agar program bisa berdampak luas dan berkelanjutan,” ungkap Tito Rahman Hidayatullah selaku Direktur Keuangan Pertamina Foundation.
Hal senada disampaikan Agung Bimo Listyanu selaku CEO Carbon Ethics
“Kolaborasi ini bukan sekadar menanam mangrove hari ini tetapi juga menanam harapan, komitmen, dan masa depan yang lebih baik bagi Tanjung Pinang,” tutup Bimo
Inisiatif penanaman melalui program “New Home-Pass, New Tree” ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan poin ke-13 (Penanganan Perubahan Iklim), ke-15 (Pelestarian Ekosistem Lautan), dan ke-8 (Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan Layak).
PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN), entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III…
Jakarta, Januari 2026 - Aset kripto nomor satu di dunia, Bitcoin, akhirnya menunjukkan pergerakan positif yang…
Di tengah upaya pemerintah memperkuat sistem logistik nasional, Stasiun Belawan mengukuhkan posisinya sebagai titik krusial…
Jakarta, 12 Januari 2026 — Tokocrypto memperkuat upaya membangun kepercayaan pengguna dengan menerapkan Proof of Reserves (PoR) atau…
PT Railink mencatat pertumbuhan signifikan jumlah penumpang sepanjang tahun 2025. Total penumpang KAI Bandara di…
Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan pelayanan alih daya yang professional dan memiliki standar operasional yang…
This website uses cookies.