Categories: BISNIS

Media X Space Menempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia

Kuala Lumpur – Usainya pameran Media X Space 2025: Beyond Illumination di Galeri Filamen @GMBB pada 18 Januari lalu bukan sekadar penutupan sebuah rangkaian pameran yang dimulai di Jakarta sejak Agustus 2025 lalu. Ia menjadi refleksi tentang bagaimana seni media baru mampu menjadi ruang bagi manusia untuk kembali “muncul” secara kolektif di hadapan publik.

Pameran yang memamerkan hasil karya publik, mahasiswa dan dosen BINUS, serta seniman berskala internasional ini lahir dari kolaborasi lintas disiplin antara School of Design, Graphic Design and New Media (International Programme), Master of Design, BINUS University bersama ARCOLABS dan Galeri Filamen, Malaysia. Sinergi ini mempertemukan seniman dari Indonesia, Malaysia, Korea Selatan dan Inggris dalam sebuah upaya membongkar kebuntuan komunikasi digital yang seringkali terasa dingin dan teknis.

“Harapan kami, di tengah kepungan teknologi yang serba otomatis, pameran Media X Space dapat menegaskan pentingnya gerakan kolektif seni dan desain Asia untuk tampil secara berdaulat di ruang publik. Gerakan ini bukan sekadar pameran kecanggihan, melainkan sebuah tindakan atau action (praxis)– jika boleh meminjam istilah dari pemikiran Hannah Arendt–untuk menunjukkan bahwa di tangan kreator Asia, teknologi dapat menjadi medium yang manusiawi, puitis, dan inklusif,” ungkap Patricia Adele, Ko-Kurator Pameran sekaligus Direktur Program 2025 Media X Space: Beyond Illumination, saat memberikan sambutan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 22 November 2025 lalu. “Terima kasih kepada segenap masyarakat yang telah berpartisipasi dan turut berkontribusi menjadi saksi pergerakan bersama desain dan seni, dalam upayanya membangun dunia yang setidaknya lebih dapat terpikul oleh semua,“ ujarnya lagi, sebagai penutup dalam acara pembukaan.

Meskipun keberadaan pameran di Kuala Lumpur, Malaysia, telah usai, keberadaan kolaborasi ini tetap terjaga dalam ruang maya yang melampaui batas geografis. Publik tetap dapat mengakses dan merenungkan kembali karya-karya yang dipamerkan melalui situs resmi sod.binus.ac.id/mediaxspaceexhibition2025. Akses daring ini untuk memastikan karya dapat terus terakses oleh publik, namun juga sebagai sarana pendokumentasian karya-karya pameran yang sarat akan pemikiran komunitas lintas asia kontemporer, dalam rangka perluasan pengetahuan.

Press Release ini juga tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Fakta Baru di Sidang Dju Seng, PH Jelaskan Soal Surat BP Batam ke KLHK

BATAM - Sidang perkara Dju Seng pada kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

2 jam ago

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…

5 jam ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

7 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

10 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

12 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

12 jam ago

This website uses cookies.