BATAM – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil membagikan langsung sertifikat tanah untuk tiga titik Kampung Tua di Batam, pada Jumat (20/12/2019) di ruang aula Universitas Batam.
Pembagian sertifikat tanah ini merupakan tindak lanjut atas janji Presiden Jokowi untuk menyelesaikan masalah tanah masyarakat di Batam, khususnya di kawasan Kampung Tua.
“Di Kepri ini ada masalah tanah di Kampung Tua, sebenarnya sudah ada masyarakat dan sudah memiliki tanah kemudian pemerintah menjadikan Batam sebagai daerah Otorita sehingga hak masyarakat Kampung Tua terabaikan, Pak Presiden mengatakan semua sengketa semua ketidakpastian harus diselesaikan,” jelas Sofyan Djalil pada Jumat (20/12/2019).
Pada tahap pertama, Sertifikat Hak Milik (SHM) dibagikan pemerintah untuk masyarakat yang tinggal di Kampung Tua Tanjung Riau, Tanjung Gundap dan Sei Binti dengan jumlah total 1.456 bidang tanah.
Sisanya terdapat 34 titik Kampung Tua yang masih menjalani proses clean and clear dahulu dan ditargetkan dalam 2 tahun mendatang akan diterbitkan sertifikatnya.
“Kepada masyarakat di Kampung Tua, kami akan selesaikan Kampung Tua dalam waktu 2 tahun ke depan akan tuntas semua,” tegas Sofyan.
Senada dengan penjelasan Menteri ATR, Walikota Batam Muhammad Rudi meminta masyarakat yang tinggal di Kampung Tua untuk bersabar menunggu legalitas sertifikat yang akan diterbitkan pemerintah.
“Masyarakat Kampung Tua yang belum menerima sertifikat jangan dibesarkan karena kita sepakat yang masih ada masalah diselesaikan dahulu sehingga tidak ada permasalahan hukum,” kata Rudi.
(red)
JAKARTA - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) pada perayaan Idulfitri 1446 Hijriah memberitahukan…
RIAU - Sidang gugatan dan klaim PTPN IV regional III sebesar Rp140 Miliar terhadap Koperasi…
LINGGA – Dari langkah kecil yang dilakukan dengan tulus, sebuah gerakan sosial bernama Jumat Pagi…
RIAU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Siak Hulu H. Azmi Tamin Aminullah resmi…
BATAM - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvestre Simamora mengatakan kerugian negara…
KEPRI - PT. Rancang Bangun Mandiri (PT. RBM) resmi menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Fakultas…
This website uses cookies.