Categories: BISNIS

MoU Pajak Online Batam Belum Diteken, Jefridin : Ada Beberapa Poin yang Direvisi

BATAM – Penandatangan nota kesepakatan antara Pemko Batam dan Bank Riau serta Bank Jabar Banten (bjb) terkait Penerapan pajak online kota Batam masih menunggu beberapa revisi.

Hal ini disampaikan Staf Ahli Wali Kota Batam bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Jefridin kepada SWARAKEPRI.COM, Rabu(30/11/2016).

“MoU kemaren tak jadi di teken, karena di revisi. Diganti hari Jum’at di Pekan baru,” jelasnya.

Dia menjelaskan dalam MoU tersebut nantinya ada beberapa poin yang akan direvisi, salah satu nya perubahan soal redaksi.

“Dalam MoU nya itu, redaksi nya mau kita revisi. Mestinya nanti kan pak Sekda, tapi kalau soal keuangan-kan BPUD. Nah itu mau kita ubah semua redaksinya,” terangnya.

Jefridin mengatakan dalam kerja sama tersebut tidak akan menggunakan dana dari APBD. Sebelumnya ada permintaan 3 % bunga bank atas jasa giro dari bank Riau Kepri, namun dalam penawaran kerjasama lanjutan tanpa adanya syarat-syarat apapun.

“Sistem online ini, kita zero APBD baik alatnya biaya operasionalnya di tanggung oleh bank kasda,” jelasnya.

Lanjutnya lagi, Pemko akan menggandeng bank Riau Kepri dan bank Jabar Banten (BJB) sebagai bank kasda.

“Tahun ini BJB akan jadi kasda kita, karena kalau satu bank ketika evaluasi perbandingannya nanti akan repot. Bank ini menawarkan tanpa syarat juga, jadi kita ambilah,” ucapnya.

Dikatakan, Perwako terkait sistem pajak online telah di tandatangani oleh Wali Kota Batam. Selanjutnya, untuk sosialisasinya akan diadakan pada tanggal 7 Desember 2016 mendatang.

“Karena pada bulan desember ini, kita sudah pasang itu alat. Tujuh hari setelah sosialisasi, 50 bank kepri 50 bank JB” tambahnya.

Kata dia, alat-alat tersebut akan dipasang di beberapa sektor seperti hotel, restoran, pajak hiburan, serta parkir khusus. Meskipun belum seluruh wajib pajak dipasang, kemudian secara bertahap akan ditingkatkan penerapannya di tahun depan.

“Tidak semua, kita acak dulu. Kriteria pertama adalah yang WP itu dianggap tingkat kejujurannya kurang. Jadi tahun ini kita coba 50-50 dulu baru tahun depan kita tambah lagi,” pungkasnya.

 
Verdawen Margote

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kerugian Negara Kasus Korupsi Revitalisasi Pelabuhan Batu Ampar Masih Dihitung

BATAM - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvestre Simamora mengatakan kerugian negara…

1 hari ago

PT. RBM Bangun Gedung Fakultas Kedokteran PTN Pertama di Kepri

KEPRI - PT. Rancang Bangun Mandiri (PT. RBM) resmi menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Fakultas…

1 hari ago

WSBP Catatkan Pertumbuhan Pendapatan 31,58% Sepanjang 2024

Jakarta, Maret 2025. PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan…

2 hari ago

Model Bersertifikasi Kolaborasi Hisense × Devialet Dirilis, Mengawali Era Baru Efek Suara Imersif

Setelah kolaborasi antara Hisense dan merek audio kelas atas Devialet, model-model bersertifikat dirilis satu demi…

2 hari ago

Cendrawasih Baking Fest Bagikan Tren Bisnis Kuliner yang Makin Cuan di 2025

Industri kuliner di Indonesia terus berkembang dengan pesat. Cap Cendrawasih, perusahaan produsen bahan makanan asal…

2 hari ago

Sampoerna Berkomitmen Mendukung Pertumbuhan Ekonomi melalui Ekspansi Ekspor Produk Tembakau Inovatif

PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melaksanakan pelepasan ekspor dan ekspansi produk tembakau inovatif bebas asap…

2 hari ago

This website uses cookies.