Categories: BISNIS

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Nyeri lutut masih sering dianggap keluhan ringan oleh banyak perempuan, padahal kondisi ini dapat menjadi indikasi awal gangguan muskuloskeletal yang lebih serius. Dalam momentum Hari Kartini dan Hari Perawat, Siloam Hospitals Mampang mengangkat isu ini melalui edukasi kesehatan kepada masyarakat sekaligus memberikan apresiasi terhadap tenaga kesehatan.

Momentum ini tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga sebagai sarana edukasi kesehatan yang menyasar isu-isu yang kerap terabaikan, khususnya pada perempuan di usia produktif.

Di tengah meningkatnya gaya hidup aktif, banyak perempuan menjalani berbagai peran sekaligus—sebagai profesional, ibu, maupun individu yang aktif secara fisik. Namun di balik itu, terdapat risiko kesehatan yang sering tidak disadari, yaitu gangguan pada tulang dan sendi yang dapat berkembang secara bertahap sejak usia muda.

Keluhan seperti nyeri lutut saat naik tangga, pegal berkepanjangan, atau ketidaknyamanan saat berolahraga kerap dianggap sebagai hal yang wajar. Padahal, secara klinis, gejala tersebut dapat menjadi indikasi awal gangguan muskuloskeletal yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut.

Perempuan diketahui memiliki risiko lebih tinggi terhadap beberapa kondisi tertentu, seperti cedera ligamen lutut dan osteoporosis. Hal ini berkaitan dengan faktor hormonal, khususnya peran estrogen dalam memengaruhi kekuatan ligamen dan kepadatan tulang, serta faktor anatomi dan biomekanik, termasuk perbedaan struktur panggul dan pola gerakan tubuh.

“Secara medis, perempuan memiliki risiko lebih tinggi terhadap beberapa gangguan muskuloskeletal tertentu, seperti cedera ligamen lutut dan osteoporosis. Hal ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor hormonal, seperti peran estrogen terhadap kekuatan ligamen dan kepadatan tulang, serta faktor anatomi dan biomekanik, termasuk perbedaan struktur panggul dan pola gerakan tubuh. Karena itu, keluhan seperti nyeri lutut tidak boleh dianggap sebagai kelelahan biasa dan perlu dievaluasi sejak dini,” ujar dr. I Made Yudi Mahardika, Sp.OT, Dokter Spesialis Ortopaedi dan Traumatologi Siloam Hospitals Mampang.

Lebih lanjut, keterlambatan dalam mengenali dan menangani gejala awal dapat berujung pada kondisi yang lebih kompleks, termasuk penurunan fungsi sendi hingga kebutuhan intervensi medis yang lebih lanjut. Oleh karena itu, peningkatan kesadaran dan deteksi dini menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas hidup perempuan dalam jangka panjang.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan, Siloam Hospitals Mampang menghadirkan pendekatan edukasi yang lebih interaktif melalui booth kesehatan yang terbuka bagi masyarakat. Inisiatif ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara informasi medis dan pemahaman publik, dengan cara yang lebih komunikatif dan mudah diakses.

Pengunjung tidak hanya mendapatkan informasi seputar kesehatan tulang dan sendi, tetapi juga dapat berpartisipasi dalam berbagai aktivitas dan games edukatif yang dikemas secara menarik. Melalui kegiatan ini, masyarakat berkesempatan memperoleh voucher kesehatan sekaligus memahami pentingnya pencegahan dan penanganan dini gangguan muskuloskeletal.

Pendekatan ini mencerminkan komitmen Siloam Hospitals Mampang dalam menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya kuratif, tetapi juga promotif dan preventif, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Dalam rangka memperluas dampak kegiatan, Siloam Hospitals Mampang juga melibatkan berbagai pelaku usaha lokal melalui kehadiran booth UMKM. Partisipasi ini tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat keterlibatan komunitas dalam ekosistem kesehatan yang lebih luas.

Kegiatan ini turut didukung oleh berbagai mitra strategis dengan rangkaian Pre-Event yang telah berlangsung sejak 21 April 2026 dengan campaign Apresiasi Nakes pada Hari Kartini. Dukungan juga datang dari media-media perempuan yang melihat inisiatif ini sebagai langkah positif dalam mengangkat isu kesehatan perempuan sekaligus peran perempuan di berbagai sektor. Selain itu, kehadiran atlet dari Pelita Jaya, seperti Reza Guntara dan Russel Nyoo, turut memperkuat pesan pentingnya menjaga kesehatan fisik melalui pendekatan yang tepat dan terarah.

Tentang RS Siloam

Siloam Hospitals Mampang merupakan bagian dari jaringan rumah sakit Siloam International Hospitals yang berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi, aman, dan berstandar internasional. Terletak strategis di kawasan Jakarta Selatan, Siloam Hospitals Mampang menghadirkan layanan medis lengkap mulai dari layanan gawat darurat 24 jam, rawat jalan, rawat inap, hingga berbagai klinik spesialis seperti orthopedi, Sport Medicine, penyakit dalam, saraf, anak, kebidanan & kandungan, paru, jantung, mata, gigi, THT serta rehabilitasi medik.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kakak Korban Tolak Permintaan Maaf Terdakwa Wilson Lukman: Nyawa Adik Kami Direnggut Begitu Kejinya

BATAM - Kakak kandung korban, Meliasari menolak permintaan maaf dari para terdakwa Wilson Lukman Cs…

1 jam ago

Suara dan Rintihan Hati Keluarga Dwi Putri Memohon Keadilan ke Majelis Hakim PN Batam

BATAM - Kakak Kandung almarhumah Dwi Putri Aprilian Dini, Meliasari hadir mewakili keluarga memberikan kesaksian…

9 jam ago

BRI Finance Pererat Sinergi Bisnis melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) sukses menyelenggarakan pameran otomotif di BRI Branch Office (BO)…

11 jam ago

Teriakan Histeris Keluarga Dwi Putri saat Bertemu Terdakwa Wilson Lukman di PN Batam

BATAM - Suasana Pengadilan Negeri mendadak tegang mendengar teriakan histeris dari keluarga korban menjelang sidang…

11 jam ago

Pendidikan Layak Menuju Kampus Impian

Pagi di Asrama Pemali Boarding School selalu dimulai lebih awal. Sejumlah siswa sudah bangun sebelum…

11 jam ago

ASEAN–India Bazaar 2026 Hadir di Jakarta, Satukan Budaya, Bisnis, dan Komunitas dalam Satu Perayaan

ASEAN–India Bazaar 2026 akan kembali digelar di Jakarta pada Sabtu, 23 Mei 2026 di The…

11 jam ago

This website uses cookies.