Categories: BOLAVoice Of America

Pasukan Israel Tembakkan Gas Air Mata di Pertandingan Sepak Bola, Palestina Protes ke FIFA

YERUSALEM – Pasukan Israel menembakkan gas air mata ke lapangan sepak bola saat paruh waktu pertandingan final yang dilangsungkan di Yerusalem Kamis lalu (30/3), demikian pernyataan pihak berwenang Palestina.

Pertandingan final itu mempertemukan tim sepak bola Markaz Balata dan Jabal Al Mukaber di Stadion Internasional Faisal Al-Husseini.

Insiden itu tidak menghentikan pertandingan, dan tim Jabar Al Mukaber yang berasal dari Yerusalem memenangkan pertandingan dengan skor 1-0.

Asosiasi Sepak Bola Palestina mengutuk penggunaan gas air mata itu di stadion sepak bola, dan mengatakan akan menyampaikan protes kepada FIFA./VOA

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Holding PTPN III (Persero) Perkuat Pengendalian Persediaan CPO melalui Stock Opname di KPBN Dumai

Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) melalui PT KPBN melaksanakan kegiatan stock opname…

2 jam ago

Bittime Tanggapi Drama Pasar Aset Kripto, Ingatkan Pentingnya Literasi dan Strategi Investasi Berkelanjutan

Pasar aset kripto global terpantau tengah berada dalam posisi yang rawan menjelang akhir bulan Januari…

2 jam ago

Pelabuhan Parepare Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Nataru

Parepare, Januari 2026 - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Parepare memastikan seluruh layanan terminal…

4 jam ago

Lokasoka Gandeng Ratusan UMKM Wujudkan Souvenir Bernilai dan Bermakna

Lokasoka memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional dengan menggandeng ratusan UMKM lokal untuk menghadirkan koleksi hampers…

5 jam ago

India Rayakan Hari Republik ke-77 di Jakarta, Tegaskan Kemitraan Strategis dengan Indonesia

Kedutaan Besar India di Jakarta menyelenggarakan perayaan Hari Republik India ke-77 di JW Marriott Hotel…

5 jam ago

Direksi KAI Services Gelar Pertemuan Bersama Komunitas Pengguna KRL di Gambir

Direksi PT Reska Multi Usaha (KAI Services) menggelar pertemuan bersama komunitas pengguna KRL di Loko…

5 jam ago

This website uses cookies.