MOGADISHU – Seorang pegawai pemerintah tewas akibat bom yang ditanam di mobilnya, di ibukota Somalia, demikian laporan pejabat negara di Benua Afrika itu, Senin(10/4).
“Bom mobil menewaskan seorang pekerja muda pemerintah,” kata Abdifatah Omar Halane, juru bicara Walikota Mogadishu, Somalia, layaknya dikutip Reuters.
Belum ada yang menyatakan bertanggung jawab atas ledakan itu, namun Kelompok al Shabaab meningkatkan serangan bom di Mogadishu untuk menantang pemerintahan baru.
Sebelumnya, bom mobil diledakkan al Shabaab di luar pangkalan militer Mogadishu, menewaskan sedikit-dikitnya 15 orang pada Minggu (9/4).
Al Shabaab bertekad mengusir pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika, menggulingkan pemerintah Somalia dukungan Barat dan menerapkan hukum Islam dengan tafsir keras di negara Tanduk Afrika tersebut.
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
Sumber : ANTARA
BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 sebagai bentuk…
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
This website uses cookies.