Categories: BISNIS

Pelindo Multi Terminal Perkuat Transformasi Pelabuhan melalui Terminalisasi

Medan – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, menegaskan komitmen dan konsistensi dalam melakukan standarisasi dan transformasi pelabuhan nonpetikemas yang dikelolanya. Salah satu upayanya melalui terminalisasi untuk meningkatkan kualitas layanan operasional kepada para pengguna jasa.

Terminalisasi merupakan peningkatan kemampuan pengoperasian fasilitas pelabuhan dari fasilitas untuk melayani barang umum (general cargo/multipurpose) menjadi fasilitas yang dioperasikan secara lebih khusus (dedicated) untuk melayani angkutan curah cair, curah kering, kendaraan, atau RoRo (Roll on/Roll off). Upaya ini sejalan dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 50 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Laut.

“Terminalisasi ini termasuk dalam inisiatif strategis perusahaan yang sangat penting untuk diimplementasikan, khususnya untuk layanan yang membutuhkan keandalan, kecepatan, keamanan, dan kontrol yang tinggi dalam memenuhi kebutuhan khusus dan menjaga kualitas yang konsisten. Dengan implementasi terminalisasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pelabuhan yang juga akan berdampak pada kepercayaan pengguna jasa yang turut meningkat,” terang Direktur Operasi Pelindo Multi Terminal, Arif Rusman Yulianto.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Pelindo Multi terminal baru saja menerima Surat Keputusan Pengoperasian Fasilitas Pelabuhan dari fasilitas untuk melayani barang umum menjadi untuk melayani angkutan curah cair di Terminal Curah Cair 3 dan Terminal Curah Kering di Terminal MTP01 di Branch Bumiharjo Bagendang oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kumai serta Terminal Curah Kering Mooring Bouy Bosowa dan Mooring Bouy Indocement Branch Lembar oleh KSOP Kelas III Lembar pada November lalu.

Hingga saat ini pengembangan terminalisasi di Pelindo Multi Terminal Group telah dilakukan di 44 terminal baik itu untuk terminal curah cair, curah kering, hingga kendaraan yang berada di 14 branch/cabang yakni: Belawan, Dumai, Bengkulu, Pontianak, Panjang, Teluk Bayur, Tanjung Intan, Tanjung Emas, Gresik, Jamrud Nilam Mirah, Lembar, Trisakti, Bumiharjo Bagendang, dan Makassar.

Implementasi terminalisasi ini juga berdampak pada peningkatan produktivitas kinerja operasional, sampai dengan November 2025 tercatat rata-rata peningkatan produktivitas pelabuhan Ton/Ship/Day (T/S/D) sebesar 21,52% yang juga diikuti dengan percepatan waktu sandar kapal (port stay) sebesar 21,28%.

“Melalui implementasi terminalisasi yang merupakan bagian dari transformasi pelabuhan, kami berkomitmen membangun ekosistem layanan pelabuhan yang lebih modern, produktif, dan memberikan nilai tambah. Langkah ini memperkuat peran Pelindo Multi Terminal dalam mendukung konektivitas dan logistik nasional serta menjawab dinamika kebutuhan industri yang terus berkembang,” tutup Arif Rusman Yulianto.

About PT Pelindo Multi Terminal
PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) merupakan Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang fokus pada pengelolaan operasional terminal nonpetikemas di Indonesia.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…

3 jam ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

5 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

8 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

10 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

10 jam ago

Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…

10 jam ago

This website uses cookies.