BINTAN – Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun meninjau pembangunan bendungan Kawal, Kabupaten Bintan, pada Rabu (10/10/2018). Dalam kunjungannya, Gubernur menegaskan bahwa ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat harus terus dan wajib untuk diadakan. Salah satunya adalah air bersih, untuk itu ketika ingin membangun haruslah berkaca pada prospek jangka panjang.
“Untuk itu kita harus memiliki prospek jangka panjang, jangan sampai masyarakat kekurangan kebutuhan akan air,” ujar Nurdin.
Progres pembangunan bendungan Kawal saat ini sudah mencapai 65 persen. Adapun luas bendungan adalah 219 hektar dengan kedalaman 60 meter, nantinya akan dapat menampung debit air dengan kekuatan aliran 400-600 liter/detik. Pembangunan bendungan ditargetkan selesai pada Desember 2018.
“Dengan debit yang bahkan bisa mencapai 1.000 liter/detik apalagi jika musim hujan, estimasi dapat memenuhi kebutuhan air untuk 200 ribu jiwa,” lanjut Nurdin.
Nurdin juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak BWS Sumatera IV yang mana telah bekerja dengan cepat agar proses selesainya bendungan dapat tepat waktu.
“Karna kita pasti terus membutuhkan air, dengan adanya bendungan kita bisa memiliki cadangan air yang melimpah,” tambah Nurdin lagi.
Sementara itu, Kasatker PJPA BWS Sumatera IV, Lukman Nurzaman, mengatakan bahwa dalam pengerjaan sementara ini sungai yang ada di daerah bendungan dialihkan, pembangunan jembatan untuk pengontrol air telah selesai, tinggal membangun tanggul bendungan dan perataan tanah yang saat ini sedang mengganti material karna tanah berbentuk humus yang ke depan akan mengakibatkan amblas jika tetap dipaksa digunakan.
“Nanti juga akan dibangun diafragma wall sepanjang 500 meter agar tidak tembus air,” kata Lukman.
Ia menambahkan bahwa ketika bendungan telah selesai dan air telah memasuki area, bisa langsung dikonsumsi masyarakat.
“Tinggal dipasang instalasi pengolahan air, ini lebih cepat karna komponen adalah air tawar,” tambahnya lagi.
Sumber : Diskominfo Kepri
Editor : Siska
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
BATAM – Perusahaan manufaktur asal Tiongkok yang beroperasi di Kawasan Industri Tanjung Uncang Kota Batam…
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus memperkuat strategi rantai pasok…
Kondisi geopolitik internasional yang tidak menentu berdampak pada rantai pasok industri alat tulis kantor (ATK)…
Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) diperkirakan masih akan bergerak dalam tekanan pada…
This website uses cookies.