James Chin, Profesor Studi Asia di Universitas Tasmania mengatakan, “Saya rasa vonis bersalah adalah hasil yang sangat baik untuk Malaysia. Publik Malaysia sudah sangat lama menunggu untuk melihat mantan perdana menteri ini masuk penjara. Jadi pemenang besar vonis hari ini adalah rakyat Malaysia.”
(FILES) Seorang perempuan berjalan melewati lokasi konstruksi 1 Malaysia Development Berhad (1MDB) unggulan Tun Razak Exchange di Kuala Lumpur, 3 Juli 2015. (Manan VATSYAYANA / AFP)
1MDB adalah dana pembangunan yang didirikan Najib tak lama setelah ia berkuasa pada 2009. Penyelidik menuduh setidaknya $4,5 miliar dicuri dari dana tersebut dan dialihkan oleh para pembantu Najib.
Reaksi warga Malaysia beragam atas keputusan terhadap mantan Perdana Menteri Najib Razak, Selasa (23/8), termasuk Faradilla seorang ibu rumah tangga. “Saya tidak tahu harus percaya siapa, siapa yang benar atau salah, ada banyak fitnah saat ini,” komentarnya.
Najib dinyatakan bersalah pada Juli 2020 melakukan penyalahgunaan kekuasaan, pelanggaran pidana, dan pencucian uang karena secara ilegal menerima $9,4 juta dari SRC International, bekas unit 1MDB.
Keputusan pengadilan Selasa ini keluar setelah rangkaian upaya oleh Najib untuk menunda kasus tersebut./VoA
Page: 1 2
Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…
Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…
Bandung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat keberhasilan dalam menjaga…
Tahun 2025 menjadi titik penting dalam perjalanan Program Cyber Security BINUS University di ranah keamanan…
Pensiun dini sering terdengar seperti mimpi besar. Bayangannya hidup lebih santai, waktu lebih fleksibel, dan…
This website uses cookies.