Categories: PEMKO BATAM

Pengendalian Karhutla, Batam Siap Laksanakan Arahan Presiden Jokowi

BATAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid mewakili Wali Kota Batam Muhammad Rudi, mengikuti secara daring arahan Presiden Joko Widodo pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2021, Senin (22/2/2021).

Dipusatkan di Istana Negara, Rakornas ini dihadiri juga Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Menteri LHK Siti Nurbaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta perwakilan setiap daerah yang hadir secara langsung maupun daring.

Di Batam, Jefridin bersama Kapolresta Barelang Kombes Yos Guntur, Dandim 0316 Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam dan stakeholder terkait mengikuti rapat di Aula Lantai 4 Kantor Wali Kota Batam.

Usai mengikuti rakornas tersebut, Jefridin menyampaikan pada prinsipnya pihaknya akan melaksanakan seluruh arahan presiden dalam rapat tersebut, walau sebetulnya kondisi Batam tidak seperti daerah-daerah yang secara khusus disebu presiden dalam arahannya.

“Ada beberapa hal yang tadi ditekanan oleh presiden, kami siap melaksanakannya di Batam,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, dirinya akan terlebih dahulu melaporkan hasil rapat tersebut kepada Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan selanjutnya akan ada penguatan koordinasi dengan Forkopimda Batam terkait apa saja yang akan dilakukan terkait pengendalian Karhutla di Batam.

“Koordinasi akan kami terus bangun, salah satunya di rapat tadi, bersama saya Kapolres dan Dandim juga hadir,” ucap dia.

Sementara itu, sejumlah arahan Presiden Joko Widodo yakni, pertama, prioritaskan upaya pencegahan dan jangan terlambat dengan menggerakkan seluruh komponen untuk melakukan deteksi dini. Dalam hal ini harus diikuti manajemen lapangan harus terkonsolidasi dan terorganisasi dengan baik.

Kedua, infrastruktur monitoring dan pengawasan harus sampai tingkat bawah, selain memanfaatkan tekonologi, presiden meminta Babinsa, Babinkamtibmas dan kepala desa dilibatkan dalam pencegahan Karhutla. Masyarakat dan perusahaan hendaknya diberikan edukasi terus menerus bahwa membuka lahan jangan dengan membakar karean berdampak pada kesehatan dan kerugian ekonomi yang banyak.

Ketiga, perlu mencari solusi yang permanen untuk mencegah dan menangani Karhutla. Keempat, penataan ekosistem gambut dalam kawasan hidrologi gambut harus terus dilanjutkan. Kemudian, kelima, ia meminta langkah penegakan hukum dilakukan tanpa kompromi./RED(r)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Freeport Indonesia Terus Beperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

JAKARTA — PT Freeport Indonesia (PTFI), sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan Indonesia MINDID, terus…

3 jam ago

Yudhi Isman: Sebuah Perjalanan dari Indonesia Menuju Panggung Teknologi Global

Di tengah pesatnya pertumbuhan teknologi global, muncul satu nama dari Indonesia yang menghimpun perhatian banyak…

3 jam ago

Ekspresi Bahagia Warga Batam Dapat Sembako dari First Club

Satu Tahun Hadir, First Club Berbagi 1.000 Sembako untuk Warga Sekitar BATAM - First Club…

5 jam ago

Meluncur di IIMS 2026, AEROX ALPHA Pamerkan Warna & Grafis Anyar yang Anti-Mainstream

MAXi Yamaha terus menghadirkan berbagai kejutan spesial pada awal tahun ini. Selain sukses menggebrak pasar…

9 jam ago

PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Senilai Rp1,02 Triliun, Perkuat Konektivitas Kalimantan Selatan

PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia,…

11 jam ago

KAI Bandara Dorong Pemberdayaan SDM melalui Keterlibatan sebagai Dosen Tamu di Universitas Indonesia

KAI Bandara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program tanggung jawab…

12 jam ago

This website uses cookies.