Categories: BISNIS

Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri

Melalui anak usahanya, PT Krakatau Baja Industri (PT KBI), PT Krakatau Steel (Persero) Tbk kembali menguatkan sector operasi manufaktur baja. Penguatan operasi ini menjadi bagian dari keberhasilan Krakatau Steel dalam mencatatkan kinerja positif di tahun 2025.

Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia atau Indonesian Logistics and Forwarders Association/ILFA).  mengatakan Tahun 2025 menjadi momentum kebangkitan operasional seiring dengan kembali beroperasinya fasilitas strategis pabrik Hot Strip Mill (HSM) sebagai tulang punggung produksi baja nasional, ungkap Dr. Akbar Djohan. Selain itu program ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk kemandirian industri.

Krakatau Baja Industri (KBI) terus mengukuhkan posisinya sebagai pilar utama dalam mendukung kemandirian industri baja dalam negeri. Melalui komitmen terhadap standar kualitas tinggi, KBI konsisten menghasilkan produk baja Hot Rolled Coil (HRC) dan Cold Rolled Coil (CRC) yang menjadi material fundamental bagi berbagai sektor pembangunan di Indonesia.

Selain operasi, keunggulan KBI terletak pada penguasaan teknologi dan keahlian teknis. Direktur Utama Krakatau Baja Industri, Arief Purnomo menyoroti bahwa aset terbesar perusahaan adalah sumber daya manusia yang memiliki spesialisasi tinggi.

“KBI memiliki sumber daya manusia yang sangat handal di bidang pengerolan baja (steel rolling). Sinergi antara teknologi mutakhir dan kompetensi SDM inilah yang menjadikan Krakatau Baja Industri memiliki keandalan tinggi dalam menghasilkan produk baja berkualitas premium,” jelas Pak Arief.

Sebagai informasi selain pasar domestik, produk KBI juga diminati oleh mancanegara. Di tahun 2025, rekor ekspor terjadi sepanjang sejarah Krakatau Steel berdiri untuk produk Cold Rolled Coil (CRC) ke negara Spanyol sebanyak 54.247 ton. Sepanjang tahun 2025, KBI telah mencatat total ekspor CRC sekitar 62.000 ton ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Polandia dan Spanyol.

Menjaga Devisa dan Ketahanan Ekonomi

Dr. Akbar Djohan menambahkan bahwa PTKBI merupakan salah satu anak usaha yang memberikan kontribusi besar dalam peningkatan kinerja sektor manufaktur Krakatau Steel. Produk baja Cold Rolled Coil dan Plate PT KBI merupakan pemimpin pasar di Indonesia dengan sebaran ekspor ke Amerika, Polandia, Belgia, dan Protugal.

Langkah strategis KBI dalam menggenjot produksi nasional tidak hanya bertujuan pada pemenuhan kebutuhan pasar, tetapi juga memiliki misi besar dalam mendorong penghematan devisa negara. Dengan mengurangi ketergantungan pada produk impor, KBI berkontribusi langsung pada penguatan struktur ekonomi nasional.

Sepanjang 2026 ini, tercatat 40.000 ton produk HRC dan CRC telah terkirim ke berbagai negara di ASEAN, Eropa, dan Australia sebagai bukti kelangsungan produktivitas operasi pabrik yang ada di Krakatau Steel. Menjelang berakhir bulan April terdapat tambahan ekspor CRC ke Spanyol.

“Industri besi dan baja yang termasuk dalam kategori industri manufaktur merupakan salah satu penopang ekonomi dan infrastruktur. Kami berkomitmen untuk terus mendukung aktivitas surplus perdagangan manufaktur melalui baja berkualitas kami yang semakin diakui di pasar global”, ungkap Arief

Tentang Krakatau Steel Tbk

Sekilas tentang Krakatau Baja Industri PT Krakatau Baja Industri adalah subholding dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang mengoperasikan pabrik Hot Strip Mill dan Cold Rolling Mill. Krakatau Baja Industri berdiri sejak akhir tahun 2022 yang merupakan buah dari transformasi dan restrukturisasi Krakatau Steel agar lebih memfokuskan produksi baja kepada subholding. Produk yang dihasilkan oleh Krakatau Baja Industri adalah produk Hot Rolled Coil (HRC) berkapasitas 2,4 juta ton per tahun dan produk Cold Rolled Coil (CRC) berkapasitas 850.000 ton per tahun.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

KAI Daop 2 Bandung Operasikan 2 KA Tambahan Libur Kenaikan Yesus Kristus

Dalam rangka mengakomodir kebutuhan masyarakat pada masa libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, PT Kereta Api…

2 jam ago

Bank Raya Tegaskan Komitmen ESG, Dorong Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi Operasional

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) terus menegaskan arah bisnisnya yang terintegrasi dengan prinsip keberlanjutan,…

3 jam ago

Libur Panjang 14–17 Mei 2026, Transportasi Publik Jadi Pilihan Masyarakat Menuju Berbagai Destinasi di Jabodebek

Selama libur panjang 14–17 Mei 2026, LRT Jabodebek mendukung mobilitas masyarakat menuju berbagai destinasi wisata,…

9 jam ago

Update Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Tiket KA dari Daop 1 Jakarta Masih Tersedia untuk Berbagai Tujuan Favorit

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan update layanan angkutan selama periode…

10 jam ago

SONO Hotels & Resorts Asia Menandatangani Perjanjian untuk SONO Felice Bali Canggu, Memperluas Portofolio Lifestyle di Indonesia

SONO Hotels & Resorts Asia telah menandatangani Perjanjian Manajemen Hotel (Hotel Management Agreement/HMA) dengan PT…

10 jam ago

BRI Finance Catatkan Kualitas Aset yang Solid dengan NPF 2,23%

Jakarta, 4 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menunjukkan ketahanan kinerja di…

20 jam ago

This website uses cookies.