LINGGA – Dua orang nelayan warga Dusun 2 Cukas, Desa Tanjung Irat, nyaris kehilangan nyawa saat memukat udang, Selasa(13/11/2018) malam. Perahu yang digunakan kedua nelayan tersebut tenggelam akibat dihantam angin kencang dan ombak besar di perairan Pulau Sebayur. Beruntung keduanya bisa selamat dari kejadian tersebut.
Basir (34), salah satu korban mengatakan bahwa saat kejadian mereka sudah dalam perjalanan mau pulang.
“Waktu itu kami sedang dalam perjalanan mau pulang karena cuaca yang sudah tak mendukung. Dalam perjalanan pulang sekitar pukul 11 malam, turun hujan gerimis, tidak waktu lama saat tiba di daerah pulau Sebayur, tiba-tiba angin sangat kencang disertai gelombang yang begitu besar sehingga air masuk ke perahu,” ujarnya, Rabu(14/11/2018).
Ia mengaku saat itu sudah kehilangan akal karena air terus masuk ke dalam perahu.
“Kami betul-betul sudah kehilangan akal, dengan jeritan suara yang keras saya langsung memanggil adik saya yang sedang memompa air dan meminta mengambil peti es udang,” jelasnya.
“Setelah perahu sudah mau tenggelam, kami langsung keluar meninggalkan perahu dengan tutup peti es yang telah diambil adik saya,”lanjutnya.
Sibus(29), adik dari Basri mengatakan, sejak pukul 12 malam mereka mengapung di luat menggunakan menggunakan tutup peti.
“Kami mengapung dengan memegang tutup peti es dengan gelombang yang saat kuat, setiba di tepi pantai sekitar pukul 5 pagi, setelah itu kami menembus jalan hutan ke sebuah kampung yang ada di Perairan Pulau Sebayur,” pungkasnya.
Penulis : Ruslan
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas…
Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan…
Pada Mei 2026, KAI Logistik berhasil mencatatkan kinerja keseluruhan angkutan barang dengan volume sebesar 1.658.622…
Pengesahan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau UU P2SK dinilai menjadi momentum penting…
Dalam proses pendidikan tinggi, pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak hanya terbatas pada pembelajaran akademik di…
BINUS University terus memperkuat revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong sebagai pusat florikultura terbesar di Asia…
This website uses cookies.