H.E.Djauhari Oratmangun, Ambassador of the Republic of Indonesia to the People's Republic of China and Mongolia (PRNewsfoto/Huawei Cloud Indonesia)
Kalangan CTO terkemuka di Indonesia Berkolaborasi dengan Pionir Industri untuk Merumuskan Visi tentang Transformasi Digital
BALI – Huawei Cloud Indonesia mengadakan acara perdana CTO joint innovation, “CXO-Camp”, di Bali, Indonesia, pada 24-26 Agustus 2023.
Acara tersebut, mengusung tema “Together for Digital Evolution”, dihadiri oleh CTO dan eksekutif terkemuka dari perusahaan global dan nasional, termasuk Deloitte Consulting, eclicktech, RCTI+, Astra Digital Arta, dan BNC.
Peserta acara membagikan perspektif tentang inovasi dan praktik transformasi digital, mencakup sejumlah tren dalam digitalisasi, aplikasi teknologi canggih, serta peluang bisnis yang dihadirkan kecerdasan buatan (AI). Target utama acara ini adalah menghasilkan kontribusi penting terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia sekaligus merumuskan langkah-langkah baru menuju perkembangan sektor digital di Indonesia.
Menggerakkan inovasi, teknologi unggulan, dan merumuskan masa depan ekonomi digital
Indonesia, negara dengan jumlah penduduk besar dan kekayaan budaya, menyadari peran digitalisasi sebagai motor penggerak penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial. Akhir-akhir ini, pemerintah Indonesia telah memprioritaskan digitalisasi, dan ingin mempercepat transformasi digital lewat kolaborasi lintaswilayah yang lebih baik. Pemerintah Indonesia juga memperkuat infrastruktur informasi dan mendorong tingkat penggunaan teknologi digital secara masif.
Launching of CXO Engine program(Huawei Cloud Indonesia)
Di acara ini, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok dan Mongolia YM. Djauhari Oratmangun menekankan pentingnya digitalisasi untuk pertumbuhan pada masa depan. Djauhari juga mengemukakan potensi ganda dari teknologi digital di berbagai sektor, serta memaparkan tantangan dan peluang teknologi digital. Selanjutnya, dia menggarisbawahi, transformasi digital merupakan proses panjang yang menuntut upaya kolektif dan inovasi agar berjalan efektif.
Membahas peran inovasi sebagai katalis penting bagi pertumbuhan ekonomi digital, Budi Prawara, Kepala Organisasi Riset Elektronika dan Informatika, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), memaparkan empat komponen penting dalam digitalisasi.
Faktor-faktor ini terdiri atas meningkatkan pembinaan SDM digital; menciptakan lingkungan operasional yang kondusif (termasuk meningkatkan kesadaran publik tentang kerangka regulasi dan AI); mempromosikan inovasi digital di bidang-bidang riset, pengembangan, dan investasi berdasarkan strategi pemerintah; serta, berfokus menyempurnakan kapabilitas bisnis yang berpusat pada kewirausahaan dan aktivitas investasi, serta pemberdayaan AI.
JAKARTA - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) pada perayaan Idulfitri 1446 Hijriah memberitahukan…
RIAU - Sidang gugatan dan klaim PTPN IV regional III sebesar Rp140 Miliar terhadap Koperasi…
LINGGA – Dari langkah kecil yang dilakukan dengan tulus, sebuah gerakan sosial bernama Jumat Pagi…
RIAU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Siak Hulu H. Azmi Tamin Aminullah resmi…
BATAM - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvestre Simamora mengatakan kerugian negara…
KEPRI - PT. Rancang Bangun Mandiri (PT. RBM) resmi menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Fakultas…
This website uses cookies.