Categories: BISNIS

Pertamina Foundation Tunjukkan Komitmen Keberlanjutan di Pertamina Goes to Campus

Tampil di Pertamina Goes to Campus (PGTC), Pertamina Foundation (PF) menunjukkan komitmen keberlanjutan kepada para pengunjung, baik lewat paparan program hingga souvenir yang diberikan.

“Kehadiran kami di PGTC adalah untuk menanamkan agar generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian mendalam dan aksi nyata untuk sesama dan bumi,” ujar President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, Kamis (21/05), di Institut Teknologi Bandung.

Mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatera, PF mengusung program Rebuild Sumatera-PFseries untuk membangun kembali kehidupan masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

Lewat program PFbangkit, PF menggerakkan relawan dan menyalurkan bantuan tanggap darurat hingga pascabencana, mulai dari logistik, layanan kesehatan, makanan siap saji, air bersih, hingga dukungan pendidikan bagi warga terdampak di Langkat, Aceh Tamiang, dan Lhoksemauwe.

Di sisi pendidikan, PFprestasi memberikan beasiswa kepada mahasiswa melalui Beasiswa Sobat Bumi (SoBI), dengan menambahkan tiga mitra perguruan tinggi terdampak bencana, yakni Universitas Andalas, Universitas Malikussaleh, dan STAIN Madina.

Sementara itu untuk pemulihan ekonomi, PFpreneur hadir sebagai program pendampingan kewirausahaan berkelanjutan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak bencana, guna membantu mereka bangkit dan mengembangkan usaha secara mandiri.

PGTC juga menjadi momentum bagi Pertamina Foundation untuk mempromosikan Beasiswa Sobat Bumi (SoBI), program beasiswa bergengsi yang tidak hanya mendukung prestasi akademik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kepedulian lingkungan pada para penerimanya. Di booth, para pengunjung secara langsung mengakses informasi pendaftaran dan berbincang langsung dengan penerima Beasiswa SoBI Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Padjadjaran (UNPAD).

Inovasi digital turut dihadirkan di PGTC melalui demonstrasi langsung aplikasi PFlestari, platform pemantauan keanekaragaman hayati (kehati) yang dikembangkan Pertamina Foundation. Aplikasi Monitoring, Reporting, and Verification (DMRV) ini memiliki fitur inventarisasi digital untuk mempermudah pencatatan jenis tanaman, perawatan tanaman, dan potensi biodiversitas hingga potensi penyerapan emisi karbon.

Bentuk apresiasi kepada para pengunjung, Pertamina Foundation membagikan 150 bibit pohon jeruk purut, 50 bibit lemon, dan 50 bibit jambu kristal, produk kopi binaan program PFpreneur dikemas secara unik menggunakan daun pandan, dan gelang binaan program PFmuda dari daur ulang tutup botol bekas.

“Ketika saya terlibat dalam acara PGTC ini, memaparkan program dan memberikan souvenir ramah lingkungan kepada pengunjung, saya langsung merasakan bahwa banyak pilihan yang bisa kita lakukan bersama Pertamina untuk berdampak positif bagi sesama dan lingkungan,” tutup Daphne, penerima Beasiswa Sobat Bumi ITB.

Bibit pohon yang diperoleh meninggalkan kesan bagi Jason, mahasiswa ITB, dan akan bertanggung jawab untuk merawatnya.

“Awalnya saya kira bibit pohon itu cuma hiasan booth biar kelihatan estetik. Eh, pas tau itu souvenir buat pengunjung, saya langsung mikir, ini beda banget. Mereka kasih sesuatu yang harus kita rawat, bukan sekadar dibawa pulang terus dilupakan,” tutup Jason.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

PH Hadirkan Saksi Ahli Kehutanan di Sidang Dju Seng: Klaim Kerugian Berlebihan

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

2 jam ago

Sidang PS Sengketa Lahan 2,4 Hektar di Sei Lekop Batam Ungkap Fakta Baru

BATAM - Sidang gugatan PT Energi Cipta Dana(ECD) terhadap PT Tunas Karya Persada(TKP) terkait lahan…

3 jam ago

KAI Perkuat Kompetensi Frontliner LRT Jabodebek demi Tingkatkan Kualitas Layanan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna LRT Jabodebek melalui peningkatan…

6 jam ago

Pasar Preloved Luxury Makin Panas, deGaiya Hadir sebagai Ekosistem Baru Barang Mewah Original di Indonesia

Tren pasar preloved luxury di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di tengah perubahan pola…

6 jam ago

Pasca RDP Komisi IV DPRD Batam, LBH NVNJ Minta Kadisdik Batam Dicopot

BATAM - Lembaga Bantuan Hukum No Viral No Justice(LBH NVNJ) meminta Wali Kota Batam Amsakar…

7 jam ago

KAI Logistik Kelola 6,8 Juta Ton Angkutan Barang hingga Mei 2026

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung distribusi barang nasional. Melalui…

10 jam ago

This website uses cookies.