Categories: BISNIS

Perusahaan Manufaktur India Melirik Investasi di Indonesia: Kawasan Industri Jababeka Dukung Pertumbuhan PDB 8%

Cikarang, 14 Januari 2025 – Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor-Leste, Yang Mulia Bapak Sandeep Chakravorty, mengadakan kunjungan strategis ke Kawasan Industri Jababeka di Cikarang. Didampingi oleh Bapak S.D. Darmono, Pendiri Jababeka, dan Bapak Sachin V. Gopalan, Pendiri PT Chairos International Ventures serta India News Desk, kunjungan ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi di sektor industri, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan.

Indonesia adalah tujuan yang menjanjikan bagi perusahaan-perusahaan India. Dengan sekitar 100 perusahaan yang sudah hadir di sini dan lebih banyak lagi yang berencana untuk masuk, Indonesia dapat menjadi gerbang untuk membangun sinergi di berbagai bidang seperti teknologi, manufaktur, kesehatan, pendidikan, logistik, dan lainnya. Hal ini dapat menjadi contoh dan membantu memenuhi 8 prioritas pertumbuhan Presiden Prabowo. Dalam kesempatan ini, Duta Besar Chakravorty menyatakan, “Jababeka Industrial Park merepresentasikan masa depan pengembangan industri yang berkelanjutan. Kunjungan ini sangat menginspirasi, terutama dalam melihat sinergi antara teknologi, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan.”

Dalam kesempatan tersebut, Darmono menyatakan bahwa Kawasan Industri Jababeka-Cikarang dengan fasilitas dan infrastruktur yang lengkap siap menjadi mitra strategis bagi investor India yang mau masuk ke pasar Indonesia. “Kawasan Industri Jababeka sangat cocok untuk industri high tech. Kami sudah punya banyak tenant di sektor otomotif, elektronik dan farmasi,” kata SD Darmono, di Kota Jababeka-Cikarang.

Bapak S.D. Darmono juga menambahkan, “Indonesia dan India telah lama menjalin kerja sama teknologi, salah satu buktinya adalah pembangunan Candi Borobudur yang hingga kini tetap berdiri megah. Kami berharap kunjungan ini akan membuka peluang kerja sama baru, terutama di bidang teknologi tinggi dan pengembangan sumber daya manusia.”

Tur Kawasan Industri Jababeka

Duta Besar Chakravorty memulai kunjungannya dengan tur ke Kawasan Industri Jababeka, yang merupakan rumah bagi lebih dari 2.000 perusahaan dari 34 negara. Kawasan ini menjadi salah satu pusat industri terbesar di Asia Tenggara, dengan fasilitas yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan daya saing global Indonesia. Jababeka berkomitmen untuk menghadirkan perusahaan-perusahaan berteknologi tinggi yang tidak hanya meningkatkan investasi tetapi juga memajukan sumber daya manusia Indonesia.

Kunjungan ke Indonesia Movieland, Jababeka

Selanjutnya, rombongan mengunjungi Indonesia Movieland di Jababeka, sebuah destinasi yang dirancang sebagai pusat produksi film dan konten kreatif. Movieland merupakan kawasan terpadu dengan tema pengembangan film yang terletak di lahan seluas 36 hektar. Sebagai pusat industri film dan televisi satu atap pertama di Indonesia, Movieland menyediakan infrastruktur lengkap mulai dari studio produksi, fasilitas pascaproduksi, hingga layanan pendukung seperti akomodasi dan logistik untuk para pekerja kreatif.

Eksplorasi Medical City dan Fasilitas Pendidikan

Duta Besar juga mengunjungi area Medical City, yang bertujuan menjadi pusat layanan kesehatan unggulan di Indonesia. Fasilitas ini dirancang untuk menyediakan layanan kesehatan berstandar internasional dan menjadi ekosistem inovasi medis.

Kunjungan dilanjutkan ke President University, termasuk Fakultas Kedokteran. Universitas ini berperan penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang mampu bersaing di era global. Fakultas Kedokteran khususnya menjadi simbol kemajuan pendidikan di bidang medis, dengan fasilitas modern dan kurikulum berstandar internasional.

Kunjungan ke Jababeka Golf Club

Sebagai bagian dari kunjungan, rombongan menikmati pemandangan indah dan fasilitas kelas dunia di Jababeka Golf Club. Pengalaman ini menunjukkan upaya Jababeka dalam mengintegrasikan gaya hidup dengan pengembangan kawasan industri yang berkelanjutan.

Upacara Penanaman Pohon

Acara diakhiri dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Duta Besar Chakravorty dan Bapak Sachin V. Gopalan di halaman depan Fakultas Kedokteran, President University. Inisiatif ini melambangkan komitmen bersama untuk keberlanjutan lingkungan dan hubungan bilateral yang semakin erat.

Tentang Jababeka Industrial Park

Jababeka Industrial Park, yang terletak di Cikarang, Indonesia, adalah kawasan industri terkemuka yang mengintegrasikan fasilitas industri, hunian, pendidikan, dan gaya hidup. Kawasan ini menjadi pusat inovasi dan investasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Rayakan Demam Piala Dunia, Bittime Hadirkan League of Traders Bagi Investor Indonesia

Di tengah semarak Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan tim-tim terbaik dunia dalam perebutan gelar…

4 menit ago

Dia Tak Bisa Melihat Tulisan di Papan Tulis, 1.720 Orang dalam Program #MelihatMasaDepan Memilih untuk Mengubah Itu

Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun di Nusa Tenggara Timur menerima kacamata pertamanya di awal…

4 menit ago

BRI Cut Mutiah Laksanakan Simulasi Business Continuity Management (BCM) untuk Perkuat Kesiapan Operasional

BRI Cut Mutiah melaksanakan kegiatan simulasi Business Continuity Management (BCM) sebagai langkah strategis dalam memastikan…

15 menit ago

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama seluruh anak usahanya menggelar penanaman pohon serentak di seluruh…

16 jam ago

BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran

Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam memberikan perlindungan serta pendampingan kepada nasabah, BRI Branch Office…

1 hari ago

Lintasarta dan OpenClaw Perkuat Ekosistem Agentic AI untuk Percepat Transformasi Industri Indonesia

Perkembangan Agentic AI atau AI Agents semakin mendapat perhatian dari pelaku industri di Indonesia. Tingginya…

1 hari ago

This website uses cookies.