TANJUNGPINANG – Dalam rangka penegakan disiplin dan meminimalisir pelanggaran prajurit TNI AL di Wilayah Tanjungpinang, Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) melaksanakan pemeriksaan secara serentak di seluruh Mess prajurit TD (tidur dalam), Senin (1/5).
Demikian disampaikan Danpomal Lantamal IV Letkol Laut (PM) Didik dalam siaran pers yang diterima SWARAKEPRI.COM, Senin(1/5).
Didik mengatakan, kegiatan ini merupakan antisipasi dan cegah dini terhadap pelanggaran-pelanggaran seperti penyalagunaan barang-barang terlarang seperti Narkoba, Sajam, Senpi.
Tindakan inspeksi mendadak dilaksanakan tepat pukul 22.00 WIB hingga pukul 01.15 WIB secara serentak diseluruh Mess TNI AL dimulai Mess (TD) tidur dalam Marinir,Mess Wing Udara 2,Mess RSAL,Mess Bintara/Tamtama Mako Lantamal IV dan Mess Bintara Kowal.
Dalam pemeriksaan tersebut POMAL melibatkan 30 orang personel, 2 ekor Anjing Pelacak K-9, namun tidak ditemukan barang-barang terlarang, hal ini merupakan upaya preventif dari Polisi Militer Lantamal IV untuk meminimalisir pelanggaran prajurit TNI AL sesuai perintah Danlantamal IV.
Selain itu Danpomal menjelaskan, sidak di Mess prajurit sengaja dilaksanakan pada malam hari dan secara mendadak saat seluruh prajurit dalam kondisi tidur lelap, beberapa bagian yang diperiksa diantaranya lemari-lemari yang ada didalam kamar prajurit.
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
Bulan Mei 2026 kembali menghadirkan beberapa momen long weekend yang dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat sejenak…
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus memperkuat sinergi antara dunia…
PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali mencatatkan prestasi atas kontribusi Perusahaan dalam menyukseskan kelancaran mobilitas…
Di tengah dinamika ekonomi global dan volatilitas pasar keuangan yang meningkat, masyarakat Indonesia dinilai perlu…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mengajak masyarakat Medan dan sekitarnya untuk memanfaatkan momentum hari…
Telkom AI Center Aceh menggelar Technical Workshop Agentic AI secara hybrid yang diikuti lebih dari…
This website uses cookies.