Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan bahwa peningkatan layanan angkutan barang ini menjadi bagian penting dari transformasi KAI dalam menghadirkan sistem logistik nasional yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing.
“Mulai Gapeka 2025, KAI Daop 1 Jakarta telah memprogramkan sebanyak 20 perjalanan KA Barang yang akan beroperasi secara rutin untuk mendukung mobilitas logistik nasional. Moda kereta api merupakan transportasi massal rendah emisi yang mampu mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan di jalan raya,” ujar Ixfan.
Layanan angkutan barang yang dioperasikan oleh Daop 1 Jakarta mencakup berbagai jenis, antara lain:
1. Angkutan Peti Kemas:
– Sungai Lagowa / Tanjung Priok – Ronggowarsito / Semarang Tawang – Kalimas
– Sungai Lagowa – Kalimas
– Sungai Lagowa – Klari – Kalimas
– Klari – Kalimas
– Sungai Lagowa – Cikarang – Kalimas
– Pasoso – Kalimas
– akarta Gudang – Beteng
– Jakarta Gudang – Kalimas
2. Angkutan Retail:
– ONS Utara: Jakarta Gudang – Cirebon – Semarang – Surabaya Pasar Turi
– ONS Tengah: Jakarta Gudang – Cirebon – Purwokerto – Yogyakarta – Madiun – Malang
3. Angkutan BHP (Barang Hantaran Penumpang):
– KA Blambangan Ekspres: Pasar Senen – Ketapang
– KA Serayu: Pasar Senen – Purwokerto
– KA Brantas: Pasar Senen – Blitar
Dari sisi infrastruktur, Daop 1 Jakarta juga memiliki potensi besar dalam hal sarana angkutan barang. Saat ini, tersedia 55 unit kereta bagasi/kargo dengan kapasitas hingga 20 ton, serta 648 unit Gerbong Datar (GD) masing-masing dengan kapasitas angkut 40 ton. Kapasitas ini mendukung pengangkutan dalam skala besar secara efisien dan konsisten.
“Pengembangan angkutan barang berbasis kereta api tidak hanya berdampak positif bagi efisiensi logistik nasional, tetapi juga mendukung agenda global dalam pengurangan emisi karbon dan ketergantungan pada kendaraan berbasis bahan bakar fosil. Ini adalah bagian dari kontribusi nyata KAI dalam mendorong transportasi berkelanjutan sesuai SDGs,” tambah Ixfan.
“Kami siap menjadi mitra strategis para pelaku usaha dalam mendistribusikan logistik secara cepat, tepat waktu, dan aman. Kami percaya, semakin banyak angkutan barang yang beralih ke moda kereta api, maka akan semakin berkurang kemacetan dan risiko kecelakaan di jalan raya,” tutup Ixfan.
PT KAI Daop 1 Jakarta terus membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha logistik, industri, dan pemerintah daerah untuk memperkuat jaringan distribusi berbasis kereta api di Pulau Jawa.
BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…
PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…
Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…
Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…
Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…
This website uses cookies.