Categories: BISNIS

Ransomware Crypto: Ancaman Baru yang Mengintai dan Cara Ampuh Menghindarinya!

Ransomware adalah salah satu ancaman paling merusak di dunia digital saat ini. Dalam beberapa tahun terakhir, serangan ransomware crypto telah meningkat secara signifikan, menyebabkan kerugian finansial yang besar dan hilangnya data penting bagi perusahaan di seluruh dunia.

Cara kerja virus ransomware adalah dengan mengenkripsi file korban dan kemudian meminta tebusan untuk mendekripsi file tersebut. Ada beberapa metode infeksi yang umum digunakan oleh penyerang. Salah satunya adalah email phishing, di mana penyerang menggunakan rekayasa sosial untuk mengelabui penerima agar memasang virus ransomware. Email ini biasanya berisi lampiran berbahaya atau tautan yang mengarah ke halaman web yang terinfeksi.

Metode lain adalah melalui situs web berbahaya, di mana pengguna tanpa disadari mengunduh malware saat mengunjungi situs tersebut. Selain itu, akun yang disusupi juga menjadi salah satu metode infeksi. Penyerang dapat mengakses sistem perusahaan melalui RDP atau VPN dengan menebak atau mencuri kata sandi.

Setelah berhasil menginfeksi sistem, ransomware menggunakan dua jenis enkripsi utama untuk mengenkripsi file korban: enkripsi simetris dan enkripsi asimetris. Enkripsi simetris digunakan untuk mengenkripsi file, sementara enkripsi asimetris digunakan untuk melindungi kunci enkripsi simetris. Beberapa varian ransomware hanya mengenkripsi sebagian file untuk mempercepat proses dan mengurangi kemungkinan deteksi.

Setelah proses enkripsi selesai, ransomware akan menampilkan catatan tebusan kepada korban. Catatan ini berisi instruksi tentang cara mendapatkan kunci dekripsi dan membayar tebusan, biasanya dalam bentuk cryptocurrency seperti Bitcoin. Cryptocurrency dipilih karena tingkat anonimitas yang tinggi dan kesulitan bagi pihak berwenang untuk melacak pembayaran.

Beberapa contoh ransomware crypto yang terkenal meliputi LockBit, Alphv/BlackCat, CL0P, dan Black Basta. Kelompok-kelompok ini sering menargetkan berbagai organisasi untuk mendapatkan pembayaran tebusan yang besar. Mereka dikenal karena metode serangan yang canggih dan kemampuan untuk menginfeksi banyak sistem dalam waktu singkat.

Adapun untuk mencegah serangan ransomware crypto, ada beberapa praktik terbaik yang dapat diterapkan. Edukasi pengguna tentang keamanan siber sangat penting agar mereka dapat mengidentifikasi serangan phishing dan menghindarinya.

Memiliki cadangan data yang baik juga krusial, sehingga jika terjadi serangan ransomware, data dapat dipulihkan tanpa perlu membayar tebusan. Selain itu, melakukan patching dan pembaruan perangkat lunak secara rutin dapat memperbaiki kerentanan yang mungkin dieksploitasi oleh malware. Menerapkan autentikasi multifaktor (MFA) juga dapat mengurangi risiko akun yang disusupi. Terakhir, menggunakan solusi anti-ransomware yang efektif dapat mendeteksi dan memblokir ransomware sebelum mencapai sistem.

Untuk membaca lebih lengkap tentang cara melindungi diri dari ransomware crypto dan mendapatkan tips keamanan siber terbaru, kunjungi Bittime Blog. Dapatkan informasi terkini dan strategi efektif untuk menjaga keamanan aset digital Anda.

Tentang Palapa

Palapa melalui PT Global Karya Wisesa adalah perusahaan berbasis teknologi di garis depan inovasi blockchain dan aset kripto. Palapa memiliki visi mendorong adopsi dan pemanfaatan teknologi blockchain secara luas dengan menciptakan ekosistem yang mudah dan berfokus pada pengguna.

Token Palapa (PLPA) sudah resmi terdaftar oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Dimana token Palapa telah masuk ke dalam daftar 545 aset kripto yang dapat diperdagangkan saat ini.

PLPA dibangun menggunakan blockchain Ethereum dengan standar ERC-20. Seperti diketahui, Ethereum menyediakan platform yang kuat dan aman untuk perilisan dan pengelolaan token dengan memastikan transparansi dan interoperabilitas dalam ekosistem blockchain yang lebih luas.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kerugian Negara Kasus Korupsi Revitalisasi Pelabuhan Batu Ampar Masih Dihitung

BATAM - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvestre Simamora mengatakan kerugian negara…

1 hari ago

PT. RBM Bangun Gedung Fakultas Kedokteran PTN Pertama di Kepri

KEPRI - PT. Rancang Bangun Mandiri (PT. RBM) resmi menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Fakultas…

1 hari ago

WSBP Catatkan Pertumbuhan Pendapatan 31,58% Sepanjang 2024

Jakarta, Maret 2025. PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan…

2 hari ago

Model Bersertifikasi Kolaborasi Hisense × Devialet Dirilis, Mengawali Era Baru Efek Suara Imersif

Setelah kolaborasi antara Hisense dan merek audio kelas atas Devialet, model-model bersertifikat dirilis satu demi…

2 hari ago

Cendrawasih Baking Fest Bagikan Tren Bisnis Kuliner yang Makin Cuan di 2025

Industri kuliner di Indonesia terus berkembang dengan pesat. Cap Cendrawasih, perusahaan produsen bahan makanan asal…

2 hari ago

Sampoerna Berkomitmen Mendukung Pertumbuhan Ekonomi melalui Ekspansi Ekspor Produk Tembakau Inovatif

PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melaksanakan pelepasan ekspor dan ekspansi produk tembakau inovatif bebas asap…

2 hari ago

This website uses cookies.