BATAM – Ratusan mahasiswa akan menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Kepri, DPRD dan Pemerintah Kota Batam(Pemko Batam), Senin 1 September 2025. Namun, mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Batam memutuskan untuk membatalkan aksi unjuk rasa di Mapolda Kepri dan Pemko Batam.
Koordinator Umum Aksi sekaligus Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam(HMI) Cabang Batam, Andri Saputra mengatakan pihaknya hanya akan fokus pada aksi di Kantor DPRD Batam.
“Kita tetap menyampaikan aspirasi kita. Tapi, untuk yang di Polda dan Pemko kita batalkan karena ada beberapa faktor. Sekarang aksi kita fokus ke kantor DPRD Batam. Titik kumpulnya di WTB(Welcome To Batam), pukul 11.00 WIB,”ujarnya kepada SwaraKepri, Senin 1 September 2025 sekitar pukul 10.20 WIB.
Kata Andri, Aliansi Mahasiswa Kota Batam akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Batam sekitar pukul 12.00 WIB.
Sebelumnya, ia mengatakan bahwa aksi unjuk rasa ini sebagai bentuk solidaritas dan tanggung jawab moral Aliansi Mahasiswa Kota Batam melihat situasi dan kondisi negara yang sedang tidak baik-baik saja.
Aliansi Mahasiswa Kota Batam mengajukan tujuh poin tuntutan kepada Pemerintah dan DPR.
1. Menolak kenaikan tunjangan DPR
2. Disegerakan reformasi di tubuh Polri dan copot Kapolri
3. Meminta penyelesaian secara adil untuk korban ojek nnline yang sesuai dengan prosedur hukum.
4. Penghapusan PBB(Pajak Bumi dan Bangunan) yang dinilai memberatkan masyarakat.
5. Berhentikan refresitas aparat kepada mahasiswa dan juga masyarakat.
6. Bebaskan massa aksi yang di tahan di seluruh Indonesia
7. Meminta transparansi pembentukan dan pembahasan RKUHAP yang di nilai cacat secara formil./Shafix
BATAM - Sidang perkara Dju Seng pada kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…
BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…
PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…
Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…
Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…
This website uses cookies.