JAKARTA-Rencana Facebook untuk menyisipkan iklan di layanan pesan instan WhatsApp pada tahun ini, kabarnya dibatalkan.
Salah satu sumber dalam mengatakan bahwa tim yang bertanggung jawab untuk merealisasikan ide itu dibubarkan oleh Facebook. Bahkan, hasil kerja tim tersebut kabarnya juga telah dihapus dari kode WhatsApp.
Kabar ini cukup mengejutkan, sebab rencananya, iklan di WhatsApp akan mulai bergulir tahun ini. Dalam acara Facebook Marketing Summit yang berlangsung di Berlin 2019 lalu pun Facebook sudah memamerkan bagaimana wujud iklan yang nantinya akan muncul di WhatsApp Status.
Belum diketahui alasan pasti mengapa Facebook membatalkan rencana ini.
Dilansir dari KompasTekno, Jumat (17/1/2020), perwakilan WhatsApp mengatakan bahwa rencana itu tidak sepenuhnya batal. Pemasangan iklan di WhatsApp masih menjadi rencana jangka panjang yang belum diketahui kapan akan diwujudkan.
Saat ini, Facebook mash fokus mengembangkan fitur untuk memudahkan komunikasi antara pebisnis dan konsumen melalui WhatsApp Business. Termasuk pengembangan WhatsApp Payment yang sejauh ini masih tersendat uji cobanya di India, karena terkendala regulasi di sana.
WhatsApp Payment ini kabarnya juga akan hadir di Indonesia, meski belum ada titik terang.
Rencana pemasangan iklan di WhatsApp ini sudah terdengar beberapa tahun sebelumnya. Konon, rencana ini lah yang membuat pendiri WhatsApp, Brian Acton mundur dari Facebook Inc pada September 2017 lalu.
Tak lama kemudian, rekannya Jan Koum juga mundur pada Mei 2018. Seperti diketahui, WhatsApp diakuisisi Facebook pada tahun 2014 silam dengan nilai akuisisi 22 miliar dollar AS.
Sumber: Kompas.com
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
This website uses cookies.