Categories: BISNIS

SCG Gencarkan Inovasi Energi Terbarukan di Indonesia

Penggunaan panel surya ini diproyeksikan akan mengurangi sebesar 600 ton emisi Gas Rumah Kaca atau setara dengan menanam 881 pohon. Juga telah memanfaatkan energi surya untuk sebagian sumber energinya, PT Semen Jawa bekerja sama dengan Cahaya Power Indonesia untuk memasang atap solar panel dengan kapasitas 1.410 kWp pada pabriknya di Sukabumi.

Ketiga, dalam pemanfaatan biogas, FajarPaper menggunakan Sistem Pengolahan Anaerobik (Anaerobic Treatment System) untuk mengolah air limbah dan menghasilkan biogas sebagai bahan bakar alternatif. Hasilnya, perusahaan dapat menghemat sekitar 7% penggunaan batu bara dari total penggunaan batu bara. Teknologi ini telah menghemat biaya sekitar Rp23 miliar per tahun. Peralihan ini telah mengurangi emisi gas rumah kaca sekitar 3% per tahunnya.

Jumlah Investasi yang Dikeluarkan

Dalam mengimplementasikan beragam inisiasi tersebut, SCG telah menyiapkan rencana investasi regional, yang juga mencakup Indonesia, sebesar 5 milar THB atau sekitar lebih dari Rp2,1 triliun. Adapun dana ini digunakan untuk keperluan riset, pengembangan teknologi, serta implementasi teknologi tersebut dalam rangkaian produksi dan operasional SCG di Indonesia.

“Kami terus berupaya untuk mengantisipasi berbagai tantangan dan fokus pada tujuan pembangunan berkelanjutan. Untuk itu, kami menyambut kolaborasi dengan berbagai pelaku industri serta pemerintah untuk mencapai target kami dalam mengurangi emisi karbon dan meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan,” tutup Warit.

Berbagai inovasi energi terbarukan tersebut akan ditampilkan dalam exhibition acara ESG Symposium 2023 Indonesia: Collaboration for Sustainable Indonesia yang akan diselenggarakan pada 2 November 2023 di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place. Acara ini merupakan forum untuk mengembangkan ide, gagasan, serta berbagi pengalaman dari para pemangku kepentingan, seperti pemerintah, pelaku industri, hingga komunitas sipil dalam mendorong program-program strategis terkait ESG.

Pergelaran ini akan menjadi yang kedua kalinya di Indonesia, dan merupakan ekstensi dari ESG Symposium yang sudah digelar secara tahunan sejak 11 tahun yang lalu di Bangkok, Thailand./dialogue

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

1 hari ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

1 hari ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

2 hari ago

Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah

Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…

3 hari ago

Kementerian PU Tambah 57 Titik Sumur Bor Pasokan Air Bersih Aceh

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…

3 hari ago

Usai Rilis Inflasi AS, Emas Diprediksi Masih Menguat

Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…

3 hari ago

This website uses cookies.