Bandung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat keberhasilan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Selama 18 hari pelaksanaan Angkutan Nataru, KAI Daop 2 Bandung berhasil mengamankan sebanyak 273 barang tertinggal milik pelanggan yang ditemukan di dalam rangkaian kereta api maupun di stasiun-stasiun wilayah Daop 2 Bandung.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa keberhasilan pengamanan barang tertinggal ini merupakan hasil kesiapsiagaan seluruh petugas di lapangan. “Selama masa Angkutan Nataru dengan volume pelanggan yang tinggi, petugas KAI Daop 2 Bandung tetap siaga dalam memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam mengamankan barang-barang yang tertinggal agar dapat kembali kepada pemiliknya,” ujar Kuswardojo.
Dari jumlah tersebut, total estimasi nilai barang tertinggal mencapai Rp182.781.000,-. Barang-barang yang berhasil diamankan terbagi ke dalam dua kategori, yaitu barang berharga dan barang biasa.
Untuk kategori barang berharga, barang yang paling banyak ditemukan antara lain: Laptop, Hand phone, Dompet, iPad, Jam tangan, Smartwatch, Tablet, Earphone, dan Power bank. Sementara itu, kategori barang biasa yang turut diamankan meliputi: Topi, Buku, Tumbler, Helm, Jaket, Kacamata, Sandal, dan Sepatu
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 200 barang belum diambil oleh pemiliknya dan masih tersimpan dengan aman di Pos Pengamanan Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Banjar. Seluruh barang tersebut dijaga sesuai dengan prosedur standar pengamanan KAI guna memastikan keamanan serta keutuhan barang pelanggan.
Lebih lanjut Kuswardojo mengimbau kepada seluruh pelanggan agar selalu waspada dan memperhatikan barang bawaannya selama berada di kereta maupun di area stasiun. “Namun apabila pelanggan mengalami kehilangan barang, kami memastikan seluruh proses penanganan Lost and Found dilakukan secara profesional dan transparan,” tambahnya.
KAI Daop 2 Bandung mengimbau pelanggan yang merasa kehilangan barang selama menggunakan layanan kereta api untuk segera melapor dan melakukan pengambilan barang melalui mekanisme Lost and Found. Pelanggan dapat mendatangi langsung Pos Pengamanan di stasiun terkait dengan membawa identitas diri dan bukti pendukung kepemilikan barang, atau melaporkan kehilangan melalui petugas stasiun serta melalui layanan pelanggan di KAI 121.
KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan demi terciptanya perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan, khususnya selama masa angkutan dengan mobilitas tinggi seperti Angkutan Nataru.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
Jakarta, 4 Februari 2026. - Lonjakan kelebihan kapasitas baja dunia dan derasnya arus impor ke…
Atlet tenis meja muda Indonesia dari ONIC Sport, Muhammad Naufal Junindra, berhasil meraih peringkat ketiga…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengakselerasi pemulihan infrastruktur sumber daya air (SDA) pascabencana hidrometeorologi di…
Jakarta, 4 Februari 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menyambut baik penerbitan Peraturan…
PT Railink (KAI Bandara) mencatat kinerja positif layanan KA Srilelawangsa di wilayah Medan sepanjang Januari…
Jakarta, 3 Februari 2025 – Memasuki awal tahun 2026, industri pembiayaan otomotif masih dihadapkan pada…
This website uses cookies.