BATAM – Setalah resmi ditekennya keputusan menutup kegiatan belajar mengajar di sekolah, Pemerintah Kota (Pemko) didesak untuk menutup seluruh tempat hiburan malam di Batam.
Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kepri, Rahmad Budi Harto, Senin (16/03/2020) sore.
Ia mengatakan, penutupan ini bertujuan untuk mengurangi pergerakan massa atau potensi berkumpulnya warga demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
“Imbauannya untuk menjauhi pusat keramaian. Untuk titik penyebaran paling berbahaya, itu di tempat hiburan malam. Jadi kami minta segera ditutup juga,” kata dia kepada Swarakepri saat ditemui.
Ia menerangkan, tempat hiburan malam itu sesak padat dan sulit terkontrol untuk penyebarannya. Apalagi seperti diketahui banyak pengunjung yang memang datang dari daerah luar.
“Batam ini banyak kunjungan Wisatawan Manacanegara (wisman), siapa menjamin bersih? Begini, daerah lain sudah ambil langkah ini. Sementara seharusnya kalau serius mencegah, Batam harusnya lebih dulu, karena wilayah rawan,” lanjutnya.
Rahmad yakin betul pemerintah sepakat dengan desakan GP Ansor ini. Sebab katanya, virus ini juga mengancam kemashalatan umat.
“Logikanya, jika sekolah libur, kenapa tempat hiburan tutup? Di Singapura saja tempat ibadah juga sementara waktu begitu. Ini masalah kesatuan bangsa, kepentingan banyak orang,” pungkasnya.
(Elang)
Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (5/5) diperkirakan mulai menunjukkan peluang penguatan setelah sebelumnya…
LRT Jabodebek melayani 139.874 pengguna selama libur panjang May Day 1–3 Mei 2026, atau rata-rata…
Pembiayaan berbasis aset bukan berarti tanpa risiko, tetapi dapat menjadi alternatif yang lebih terukur dibandingkan…
Jakarta, 30 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mengawali tahun 2026 dengan…
BATAM - Jajaran Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan terkait kasus ratusan Warga Negara Asing(WNA)…
Jakarta 30 April, – Kalyce Aesthetic Clinic dengan bangga mengumumkan Grand Opening Kalyce Aesthetic Clinic, sebuah klinik…
This website uses cookies.