Prosesnya sangat kompleks, bahkan membutuhkan waktu hampir satu tahun untuk memfinalisasi rincian pengambilan gambar. STARLUX, Airbus, dan Master Films pun berdiskusi intens tentang konsep video ini, termasuk formasi pesawat, sudut pengambilan gambar, dan jalur penerbangan.
Guna melaksanakan misi yang luar biasa ini, Airbus menugaskan pilot yang paling berpengalaman untuk menerbangkan pesawat. Dokumentasi air-to-air ini tak hanya mempromosikan STARLUX, namun juga kecintaan terhadap dunia penerbangan sehingga menjadi standar baru dalam filmografi air-to-air.
STARLUX memasuki fase baru setelah menerima pesawat A350-900 terkini. Dengan jadwal pengiriman unit tambahan A321neo – B58211 pada keesokan hari, STARLUX kelak memiliki 11 unit A321neos, empat unit A330neos, dan satu unit A350-900.
Pada akhir tahun, dua unit A321neos dan satu unit A350-900 akan diterima STARLUX. Dengan demikian, kapasitas STARLUX semakin bertambah sejalan dengan ekspansi ke luar Asia.
Setelah batas wilayah Taiwan dibuka kembali, dan semakin banyak pesawat yang siap dikirim, STARLUX akan menghadirkan layanan mewah kepada berbagai penumpang, serta memperluas jaringannya dengan efisiensi terbaik./STARLUX Airlines
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
This website uses cookies.