Terkait Penertiban Rumah Potong Illegal di Batam
BATAM – swarakepri.com : Kepala Dinas Kelautan,Perikanan dan Kehutanan(KP2K) Kota Batam, Suhartini menanggapi santai pernyataan Kasatpol PP Hendri yang menyebut instansi yang dipimpinnya “buang badan” soal penertiban rumah potong ayam illegal di perumahan Maitri Indah, RT 03/RW 25 Kelurahan Buliang Batu Aji, Batam.
“Hehehehe, emang badan bisa dibuang? Yg bener aja,” ujarnya kepada swarakepri.com, malam ini, Rabu(29/7/2015).
Ia juga mengaku akan segera mengecek soal surat rekomendasi penertiban rumah potong ayam illegal yang menurut pengakuan Satpol PP belum diterima.
“Nanti saya cek,” jelasnya.
Ketika dimintai komentar lebih lanjut soal penertiban rumah potong ayam illegal tersebut, Suhartini kembali menanggapinya dengan santai.
“Kalau badanku dibuang suamiku pasti marah lah,” jelasnya sambil memastikan komentarnya ini dimuat pada pemberitaan.
Diberitakan sebelumnya Kepala Satuan Pamong Praja(Kasat Pol PP) Batam, Hendri menegaskan belum pernah menerima surat rekomendasi penertiban rumah potong illegal yang berada di perumahan Maitri Indah, RT 03/RW 25 Kelurahan Buliang Batu Aji, Batam.
“Kami tidak pernah melihat surat itu (dari KP2K, red),” tegas Henry kepada AMOK Group, Rabu (29/7/2015).
Ia juga mengaku telah menyampaikan berkali-kali kepada pihak KP2K Batam terkait tugas dan fungsi Satpol PP.
“Saya sudah sampaikan berkali-kali kepada mereka bahwa tugas dan fungsi Satpol PP adalah penindakan Perda di lapangan. Dan itu pun akan dibantu tim teknis dari KP2K. Dengan begitu jelas KP2K telah buang badan,” ujarnya.
Seharusnya kata Hendri pihak KP2K yang mengundang Satpol PP atau pun aparat kepolisian untuk memback-up anggotanya saat penertiban.
“Nah dari situ baru kita bentuk tim, dengan catatan mereka yang pimpin karena domainnya KP2K dan kami hanya bantu personelnya saja. Jujur kami tidak paham teknisnya, analoginya seperti itu,” pungkasnya. (red/AMOK)
Lanskap industri kecantikan dan perawatan tubuh di Indonesia pada tahun 2026 menunjukkan grafik pertumbuhan yang…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat strategi pendanaan guna menjaga efisiensi biaya dana…
Perkembangan sektor lifestyle dan food & beverage (F&B) di Jakarta tidak lagi sekadar mencerminkan pertumbuhan…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menggelar kampanye dan sosialisasi anti pelecehan seksual…
Single reggae terbaru hadir membawa nuansa tropis yang santai, hangat, dan penuh kebebasan. Dengan irama…
Program hilirisasi mineral memberikan dampak nyata terhadap penerimaan negara. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba)…
This website uses cookies.
View Comments
ibu satu ini mulutnya pedas skali macem tak layak jd kadis,muka ma hati tajemnya bak belati
sbg serang kepala dinas knp tdk tegas malas sinis dikritisi satpol bukannya koordinasi tegakkan perda,dlnya mungkin kadis titipan nih orang