Categories: BATAM

Supir Lori Ngaku Dikeroyok Oknum Bea Cukai di Punggur Batam, Lapor ke Polisi

Selanjutnya, kata dia, temannya yang menyewa lori menggunakan dokumen 01 tersebut menganjurkan dia untuk menghadap dan meminta maaf ke petugas Bea Cukai atas kejadian di tanggal 5 Februari 2026, agar lorinya bisa menyeberang dari Roro Telaga Punggur.

“Lori itu kemudian diisi barang mereka(penyewa). Supaya lori bisa lewat saya harus menghadap dan meminta maaf,”ujarnya.

Kemudian pada Kamis 12 Februari 2026, ia menemui petugas Bea Cukai yang di Pelabuhan Roro Telaga Punggur dengan maksud untuk meminta maaf atas kejadian di tanggal 5 Februari 2026.

“Setelah saya mengadap, di dalam ruangan )(Pos Bea Cukai) mereka suruh saya mengaku bawa rokok dan minuman, padahal saya hanya bawa mesin rumput. Habis itu mereka tidak terima, dan main pukul pakai tangan dan sendal, dan juga menendang ke muka saya,”ujarnya.

Ia mengaku saat itu ada sekitar delapan orang petugas Bea Cukai yang ada di dalam ruangan tersebut, dan 5 orang diantaranya diduga ikut melakukan pemukulan hingga tersungkur.

“Tidak ada yang melerai sampai saya berdarah dan tersugkur. Hidung saya patah, kepala saya memar dam pelipis menghitam,”ujarnya.

Setelah kejadian pemukulan tersebut, kata dia, oknum petugas Bea Cukai membawanya ke Rumah Sakit Elisabeth Batam untuk menjalani rontgen. “Setelah di rontgen, lalu saya di kasih obat oleh pihak rumah sakit. Saya kemudian hanya minta obat saja dari rumah sakit, “jelasnya.

Setelah dari rumah sakit, ia mengaku dibawa kembali ke Pos Bea Cukai untuk diajak berdamai. “Saya dibawa ke kantor BC. Disitu saya diajak damai. Saat itu saya terpaksa mau damai, karena takut dipukul lagi,”jelasnya.

Selanjutnya ia pulang ke Tanjungpinang dengan kondisi darah masih mengucur dari hidung. “Selama di perjalanan hingga rumah darah terus mengucur. Isteri tidak terima saya dipukuli begitu, kemudian saya membuat laporan ke Polisi,”tandasnya.

Ia mengatakan, tidak selayaknya para petugas Bea Cukai memukuli warga dengan cara seperti itu. “Saya berharap mereka dapat balasan yang setimpal,”pungkasnya.

Saat berita ini diunggah, SwaraKepri masih berupaya melakukan konfirmasi ke Kantor Bea Cukai Batam atas peristiwa dugaan pengeroyokan tersebut./RD

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi

Aktivasi brand PT Dupoin Futures Indonesia di kawasan Car Free Day (CFD) FX Sudirman, Jakarta,…

11 jam ago

BRI Finance Hadirkan Solusi Kepemilikan Mobil Lebih Mudah di “BRI Goes to Office”

Dalam upaya memperluas akses pembiayaan kendaraan yang mudah, cepat, dan kompetitif, PT BRI Multifinance Indonesia…

11 jam ago

Broker Lokal dengan Layanan 24 Jam Customer Support di Indonesia

Layanan pelanggan jadi faktor penting dalam trading. Kenali broker lokal di Indonesia yang dikenal memiliki…

11 jam ago

SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

SMARTIES™ Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh MMA Indonesia resmi membuka pendaftaran sebagai ajang penghargaan pemasaran…

11 jam ago

Tren Wedding Bogor 2026: Outdoor, Intimate, dan Venue-Only Semakin Populer

Tren wedding Bogor 2026 mengarah ke konsep outdoor dan intimate dengan rata-rata 200 tamu. Simak…

12 jam ago

Bitcoin Melejit di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran, Sinyal Awal Reli Baru?

Pergerakan harga Bitcoin kembali menarik perhatian pelaku pasar setelah mencatat kenaikan 1,0% dalam 24 jam…

12 jam ago

This website uses cookies.