Categories: BISNIS

Surabaya, Malang, dan Yogyakarta Jadi Kota Favorit Pelanggan di Masa Nataru, Penjualan Tiket Terus Meningkat

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sudah tingginya minat masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Surabaya, Malang, dan Yogyakarta menjadi tiga kota tujuan favorit, seiring meningkatnya mobilitas wisata keluarga menuju destinasi kuliner, heritage, dan rekreasi khas di masing-masing kota tersebut.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa tren ini mencerminkan pergeseran wisata masyarakat menuju perjalanan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan dengan kereta api.

“Surabaya, Malang, dan Yogyakarta selalu menawarkan ragam daya tarik. Mulai dari wisata sejarah, alam, hingga kuliner, sehingga menjadi magnet kuat bagi pelanggan pada musim liburan akhir tahun,” ujar Anne.

Hingga 8 Desember 2025 Pukul 08.00 WIB, penjualan tiket untuk periode perjalanan 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah mencapai 1.083.714 tiket, setara 34,87% dari total 3.107.503 tempat duduk yang disediakan selama periode Nataru 2025/2026. KAI memproyeksikan angka ini terus meningkat mendekati puncak arus liburan.

Untuk kategori kereta PSO (Public Service Obligation), lima perjalanan dengan pemesanan tertinggi yakni:

1. KA 271 Airlangga relasi Surabaya Pasar Turi – Pasarsenen: 24.078 pelanggan

2. KA 272 Airlangga relasi Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi: 24.049 pelanggan

3. KA 277 Sri Tanjung relasi Ketapang -Lempuyangan: 20.043 pelanggan

4. KA 272 Sri Tanjung relasi Lempuyangan – Ketapang: 19.518 pelanggan

5. KA 281 Bengawan relasi Purwosari – Pasarsenen: 19.485 pelanggan

Sementara untuk kereta komersial, pemesanan tertinggi didominasi relasi menuju Malang, Semarang, dan Yogyakarta, antara lain:

1. KA 245 Majapahit relasi Malang – Pasarsenen: 10.633 pelanggan

2. KA 246 Majapahit relasi Pasarsenen – Malang: 10.558 pelanggan

3. KA 257 Progo relasi Lempuyangan – Pasarsenen: 9.530 pelanggan

4. KA 187 Jogolsemarkerto relasi Solo Balapan – Semarang Tawang: 9.406 pelanggan

5. KA 91 Jayabaya relasi Malang – Pasarsenen: 9.127 pelanggan

Selain tiket reguler, program Diskon Tarif Kereta Api untuk KA Ekonomi Kelas Komersial periode 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026 juga mendapatkan sambutan positif. Hingga 8 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, dari 1.509.080 tiket diskon yang disediakan, telah terjual 436.697 tiket atau 29%.

Anne menegaskan bahwa KAI terus memastikan kesiapan layanan menghadapi tingginya mobilitas masyarakat, termasuk fokus pada keselamatan, ketepatan waktu, serta peningkatan kenyamanan perjalanan.

“Kami ingin memastikan perjalanan Natal dan Tahun Baru menjadi momentum berkumpul yang hangat bagi keluarga Indonesia. Tiket masih tersedia, dan kami mengajak masyarakat untuk segera melakukan pemesanan di Access by KAI agar mendapatkan jadwal sesuai preferensi,” tutup Anne.

 

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Perjalanan Keluarga Jadi Lebih Nyaman, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,97%

Di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, kendaraan pribadi masih menjadi pilihan utama untuk mendukung…

3 jam ago

Mengapa Sunscreen Bayi Perlu Perlindungan UVA dan UVB?

Banyak Mom and Dad mungkin berpikir, “Kan cuma jalan pagi sebentar,” atau “Cuma duduk di…

3 jam ago

LRT Jabodebek Catat 2,5 Juta Pengguna pada Mei 2026, Perjalanan Akhir Pekan Ikut Meningkat

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 2.544.818 pengguna LRT Jabodebek sepanjang Mei 2026. Jumlah…

4 jam ago

PalmCo Siapkan Proyek Percontohan Kedelai Dukung Swasembada Pangan Nasional

Upaya pemerintah mempercepat swasembada pangan nasional terus mendapat dukungan dari sektor perkebunan. Holding Perkebunan Nusantara…

4 jam ago

Di Tengah Tekanan Rupiah, BRI Finance Perkuat Portofolio dan Bisnis

Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi dinamika industri otomotif dan pembiayaan…

4 jam ago

Kalap Checkout di Live Shopping? Belanja Boleh, Asal Jangan Impulsif

Belanja online kini bukan lagi sekadar aktivitas mencari kebutuhan. Kehadiran fitur live shopping membuat pengalaman…

7 jam ago

This website uses cookies.