(PRNewsfoto/CGTN)
Tatanan dunia masa depan
Hanya 6,31% responden yang menilai, dunia akan bersifat unipolar pada masa depan, dan didominasi oleh Amerika Serikat, sedangkan, 34,55% responden, kelompok terbesar, berpandangan, dunia akan berkembang ke arah multipolar.
Menurut sekitar 56% responden di negara maju dan berkembang, alasan sesungguhnya di balik sikap politisi Barat yang menuding “Ancaman Tiongkok” terletak pada “kecemasan dan kekhawatiran” mereka atas kebangkitan Tiongkok.
Konsep Tiongkok, “komunitas yang memiliki masa depan bersama”, menekankan umat manusia sebagai suatu keseluruhan, dan mencari jalur-jalur baru demi menghindari konfrontasi. Konsep ini pun didukung oleh 61,29% responden.
Perkembangan teknologi yang pesat di Tiongkok
Dari sisi perkembangan teknologi yang pesat di Tiongkok, sebagian besar responden memiliki kesan yang baik atas perkembangan 5G, kecerdasan buatan, serta kereta cepat.
Di Afrika, 73,87% responden memiliki kesan yang sangat baik atas 5G di Tiongkok, dan 55,28% responden memuji kereta cepat di negara tersebut. Di Eropa, 52,77% responden memiliki kesan positif atas perkembangan yang dibuat Tiongkok dalam kecerdasan buatan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi…
LRT Jabodebek lakukan sosialisasi Medical Check Up 2026 untuk memastikan pekerja sehat dan siap menjalankan…
Harga emas global memasuki pekan ini dengan potensi volatilitas yang tinggi, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik antara…
Jakarta (13/4) – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS),…
KAI Logistik mencatatkan kinerja yang impresif melalui layanan ritel andalannya, KALOG Express. Sepanjang Kuartal I…
BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 sebagai bentuk…
This website uses cookies.